Cara pemberian pupuk npk pada tanaman buah yang baik

Pemberian pupuk npk pada tanaman buah dilakukan dengan berbagai cara yang bisa kita lakukan. Untuk mencapai hal ini kita harus bisa menggunakan takaran yang pas dan mendorong bagai mana mereka bisa berbunga dan berbuah.

Yang akan kita berikan ini adalah bahan organik yang mengandung beberapa unsur, kadar P (fospor) dan K (kalium) tinggi yang akan kita gunakan. Kandungan P & K ini bisa merangsang bunga dan akan menghasilkan buah nantinya.

Saya menyarankan anda untuk memberikan bahan organik agar cepat sehat dan tanpa ada efek samping. Pembuatan pupuk yang cepat diserap oleh tanaman terbuat dari hewani seperti dari bahan air cucian daging atau ikan. Namun jika tidak ada bahan seperti itu anda bisa menggunakan bahan seperti telur yang tidak menetas, anak ayam afkiran dan sebagainya.

Untuk pembuatan ini saya tidak membatasi anda dan silahkan anda buat pupuk dengan bahan dasar hewani. Untuk kasus yang banyak terjadi dilapangan, mereka para petani tidak membarengi takaran yang pas untuk tanaman. Jadi memberikan tanaman dengan pupuk organik yang belum matang.

Gunakan mikroorganisme untuk lebih cepat dalam fermentasinya.

Kandungan pupuk organik ini memang tidak memiliki unsur P & K yang tinggi, namun ada beberapa enzim-enzim yang terkandung dalam satu larutan bisa membantu untuk merangsang bunga.

Walaupun tidak besar kandungannya anda lebih bija daripada memberikan NPK pada waktu awal, jangan terburu-buru dalam hal ini karena tanaman ini harus menyesuikan makanan mereka.

Intinya saya memberikan proses tahapan konsumsi makanan secara bertahap sesuai umurnya. Setau saya dalam bahan organik bahan hewani itu mengandung enzim-enzim aman yang terdapat asam amino protein.

Lebih dalam kita mengenal asam amino

Asam amino sudah diteliti sejak dulu oleh ilmuan pertanian, dalam penelitiannya menyatakan bahwa asam amino bisa merangsang pertumbuhan pembungaan dalam tanaman. Hal ini sangat cocok sekali untuk tanaman hias bunga dan tanaman berbuah yang kita garap ini.

Bahan organik yang diberikan kepada tanaman dari bahan baku hewan laut, dipercaya unsur haranya lebih tinggi dibandingkan dengan hewan darat. Peneliti menyatakan bahwa dari hewan laut terdapat banyak sekali kandungan asam amino lebih lengkap dan dapat merangsang tanaman untuk berbunga dan berbuah.

Walaupun data yang saya cari masih belum cukup, tetapi ketika diaplikasikan memang benar perbedaan dari pupuk hewan darat dan hewan laut ini berbeda. Agrotani menduga bahwa kandungan yang terdapat dari hewan laut memang lebih lengkap dengan dari hewan darat.

Dosis yang digunakan untuk lebih jelasnya belum diketahui secara pasti, penandaan ini pada kandungan unsur hara yang terdapat pada kotoran hewan laut yang ditangkar. Mungkin petani yang ada di daerah dataran tinggi akan sedikit sulit untuk mendapatkan pupuk ini, namun ada solusi yang bisa anda kerjakan. Anda bisa memanfaatkan hasil cucuian ikan atau bisa menggunakan daging ikan, kulit ikan, udang atau limbah dapur yang diambil dari jenis hewan air.

Kami mencoba mengecek daftar produk yang ada dipasaran, memang ada di toko pertanian seperti pupuk tulang dan pupuk darah. Jika anda membelinya saran kami, lebih baik anda berikan saat daun pucuk yang tidak tumbuh lagi. Ini disebabkan bila anda memberikan saat daun pucuk sedang tumbuh, maka yang akan tumbuh subur adalah daun muda tersebut.

Lalu apa yang akan anda lakukan jika tidak ada cucian ikan dan cucian bekas daging ini tidak ada ?

Solusi yang terbaik dengan menggunakan pupuk buatan, yaitu dengan memberikan NPK pada tanaman. Dosis yang digunakan tergantung pertumbuhan tanaman yang kita rawat, seperti biasanya tanaman yang memiliki umur berbeda tentu saja pemberian pupuknya berbeda, karena yang kita berikan ini adalah pupuk buatan. Jika saja anda memberikan pupuk organik saya rasa tidak ada masalah.

Jika untuk merangsang bunga dan buah maka yang diberikan unsur P dan K yang tinggi, anda harus mengurangi unsur N. Saya lebih senang anda mengaplikasikan dengan cara melarutkan pupuk cuatan tersebut, baik untuk dikebun atau di dalam pot. Larutkan pupuk NPK sebanyak 2 gram per liter air.

Hati – hati saat menggunakan pupuk buatan, karena memeberikan pupuk buatan ada beberapa syarat yang harus anda kerjakan. Dua hari sebelum dipupuk, tanaman jangan disiram. Biarkan tanaman kita terlihat layu, namun jangan sampai tanaman kita rontok daunnya. Jika sudah seperti itu kita bisa melakukan pemupukan NPK kepada tanaman tersebut.

Penyiraman yang dilakukan sebaiknya pada saat sore hari. Lihat perubahan yang terlihat besoknya tanaman akan segar kembali. Jika pucuk tanaman tersebut terlihat layu, biasanya tanaman tersebut akan mati. Hal ini disebabkan pada saat pengeringan tanaman kita benar-benar tidak menemukan air sedikitpun. Jangan biarkan tanaman kita tidak menemukan air atau kekeringan, lakukan proses pengeringan secara hati-hati. Kita hanya melakukan tanaman itu setres bukan untuk membunuh mereka dalam tahap ini, hindari kekeringan secara berlebihan.

Jika tanaman anda di pot, letakan pada tempat yang teduh agar terhindar dari kematian, anda bisa menggunakan naungan pada proses ini. Hal ini harus dilakukan ketika kita hendak melakukan ZPT atau perngsangan tumbuh bunga dan buah. Kondisi ini dilakukan agar tanaman yang kita rangsang tidak mengalami setres berlebih.

Untuk tahap selanjutnya kita akan membahas beberapa faktor yang bisa mempengaruhi dari beberapa tanaman yang kita tanam. Kita mulai dari jenis tanaman buah yang populer dipasaran, anda bisa melakukan dirumah dengan lebih besar peluang dalam pengembangan.

Jika anda berada di halaman ini belum membaca bab yang lain, sebaiknya anda membaca dari awal agar pembahasan ini bisa dimengerti.

Lihat Semua Pelajaran

Pupuk Kandang