Mengenal Jenis-Jenis Gaharu

Di PERTANIAN

Agrotani.com – Gaharu memang hanya sebagian orang saja yang mengetahui pohon ini. Penggunaan yang didasari untuk kebutuhan industri seperti untuk ritual agama, untuk bahan industri parfum atau bahkan untuk obat-obatan tradisional. Kita harus mengetahui di samping jenis-jenis gaharu yang kita akan budidayakan.

Gaharu sangat mahal harganya mengingat dari hasil atau tahapan proses ini tidak semudah yang kita pikirkan. Nah untuk lebih jelasnya berikut ini adalah jenis-jenis gaharu yang ada di negara kita.

Jenis-jenis gaharu


1. Aquilaria malaccensis


  • Gaharu jenis ini dapat tinggi mencapai hingga 40 meter batang bergaris tengah 60 cm, permukaan licin, berwarna keputihan kadang beralur, dan kayunya keras.
  • Bentuk daun lonjong dengan panjang lebih kurang 7 cm, lebar 4 cm, ujungnya meruncing, berwarna abu-abu kehijauan, permukaan daun mengilap, dan tulang daun sekunder berjumlah 12-14 pasang.
  • Bunga terdapat di ujung ranting dan ketiak daun, ber bentuk lancip, panjang kurang lebih 5 mm, berwar hijau kekuningan atau putih, dan berbau harum.
  • Buah berbentuk bulat telur atau lonjong, panjang 4 cm, lebar 2,5 cm, dan biji bulat telur tertutup oleh rambut berwarna merah.
  • Tempat tumbuh pada ketinggian 0-700 m dpl. Daerah penyebaran di Sumatra Utara, Sumatra Selatan, dan Kalimantan.

2. Aquilaria microcarpa


  • Tinggi mencapai 40 m dengan garis tengah batang 80 cm.
  • Tumbuh pada ketinggian 200 m dpl.
  • Daerah penyebaran di Sumatra

3. Aquilaria finaria


Tinggi pohon mencapai 17 m dengan garis tengah batang 50 cm
Tumbuh di dataran rendah.
Daerah penyebaran di Maluku dan Papua.

4. Aguitaria beccariana


  • Tempat tumbuh pada ketinggian 0-800 m dpl.
  • Daerah penyebaran di Kalimantan dan Sumatra Utara S. sviksroenvia pulyantha
  • Pohon berbentuk semak dengan tinggi 7 m, garis tengah 7,5 cm, dan rantingnya berwarna cokelat kemerahan.
  • Helai daun tipis, kedua permukaan daun licin dan berwarna kecokelatan.
  • Bentuk daun elips, panjang 4-12 cm, lebar 4-6 cm, tulang daun sekunder 8-15 pasang, urat daun tidak jelas, dan panjang tangkai daun 2 4 cm.
  • Bunga terletak di ujung ranting, setiap malai terdapat 6 bunga. Kuncup bunga sepanjang 10 mm, wama putih kehijauan, panjang tangkai bunga 1 mm, mahkota bunga lonjong, panjang B s mm, lebar 5.s mm, warna merah.
  • Tempat tuntuh pada keinggian 0-2.200 m dpl.
  • Daerah penyebaran di seluruh Indonesia

5, Wiksrokemija tenuiramis


  • Pohoei kece, tinggi 10 m, warna ranting cokelat, permukaan batang licin dan berwarna cokelat kemerahan.
  • Helai daun tipis, warna cokelat terang, bentuk dengan panjang 4-14 cm, lebar 2-6 cm, dan bag ujungnya meruncing.
  • Tulang daun sekunder 7-11 pasang dengan panjang tangkai daun 4 cm.
  • Bunga berada di ujung ranting, panjang 10 mm, warna kuning atau krem, mahkota bunga berbentuk bulat telur dengan panjang 2-3 mm, dan panjang benang sarinya 1,5 cm.
  • Tempat tumbuh pada ketinggian 0-1.600 m dpl.
  • Daerah penyebaran di Sumatra dan Kalimantan

Artikel ini belum saya perbaharui jadi belum ada gambar untuk jenis-jenisnya, saya agak kesulitan untuk mencari sumber yang terpercaya mengingat jenis gaharu kurang lengkap untuk lebih detailnya.

Tag : #Tanaman Gaharu

Artikel Terkait Mengenal Jenis-Jenis Gaharu