Syarat pembuatan keramba jaring apung (KJA)

2838 views Di PERIKANAN

Agrotani.com – Keramba jaring apung (KJA) untuk budidaya ikan laut dan biota laut lainnya berbentuk segi empat atau empat persegi panjang dengan berbagai ukuran,2 x 2 m, 4 x 4 m, 5 x 5 m, 6 x 6 m, 7 x 7 m, 8 x 8 m, atau 10 x 10 m, dan ukuran keramba 3 x 3 x 3 m atau 5 x 5 x 3 m dan sebagainya. (KJA) yang dibangun harus memenuhi beberapa syarat sebagai berikut:

1. Rakar KJA dibuat dari bambu, kayu, atau bahan  (HDPE), sejenis plastik.

2. Pelampung dibuat dari bambu bulat, balok kayu, drum, ban bekas, dan busa plastik atau stirofoam (styrofoam). Rakit yang dibuat dari bahan HDPE tidak perlu pelampung.

3. Jangkar dibuat dari kantong yang diisi pasir, batu yang dibungkus, besi, kayu, beton cetak, atau logam. Bobot jangkar yang digunakan ditentukan oleh anas dan angin, bentuk dasar perairan setta tekstur tanah dasar perairan. Untuk sebuah KJA di perairan tenang, jangkar yang dibutuhkan cukup dua buah dan masing-masing berbobot 30 kg. Apabila ukuran KJA lebih besar atau terdiri dari gabungan beberapa rakit maka dapat digunakan jangkar yang berbobot 50 kg atau lebih. Sedangkan pemberat dapat berupa batu yang dibungkus, batang besi bulat, besi beton, atau tiang pancang. Ukuran pemberat disesuaikan dengan ukuran keramba kantong jaring.

4. Bahan untuk pembuatan keramba harus bersifat tahan dalam air dan dapat menahan beban, terutama pada saat panen. Salah satu bahan yang memenuhi persyaratan tersebut antara lain jaring polietilen yang umum dipakai untuk jaring trawl. Selain jaring polietilen, jaring kawat terbungkus plastik dapat digunakan sebagai bahan pembuat keramba.

Buat pertanyaan

Tag : #Keramba Jaring Apung

Zenzen Zainudhin
Seni adalah bertani

Lokasi untuk Keramba Jaring Apung