Cara jitu Penyimpanan kentang bibit yang baik dan benar

PERTANIAN
-Sponsor Agrotani-
Cara jitu Penyimpanan kentang bibit yang baik dan benar

Agrotani.com – Penyimpanan kentang bibit berbeda perlakuan dengan jenis kentang untuk konsumsi. Ruangnya agak lembap (kelembapannya 80-950C) sirkulasi udaranya baik, suhunya rendah (sekitar 40C). Lamanya penyimpanan yang terbaik antara 6-7 bulan. Akan tetapi, bila disimpan di ruang tanpa pendingin kira-kira 5-6 bulan dengan suhu sekitar 250C. Sebagaimana penyimpanan untuk konsumsi, tempat penyimpanan kentang bibit juga gelap kentang kentang yang disimpan dalam gudang tidak digeletakkan begitu saja. Umumnya kentang dimasukkan dalam kotak berkaki (tidak menempel lantai gudang). Atau, bila kotaknya tidak berkaki, bagian bawahnya diberi ganjal agar tidak menyentuh tanah. Jadi prinsipnya, kotak untuk penyimpanan sebaiknya tidak diletakkan langsung di atas lantai gudang.

Ukuran kotak itu sulit ditentukan. Diperkirakan, setiap kotak berisi kentang antara 20 kg sampai 50 kg, tidak boleh lebih. Kotak dibuat berongga-rongga sebagai jendela untuk sirkulasi udara. Sedangkan bahan baku kotak dapat digunakan bambu yang dibilah-bilah dan papan.

Sebelum kentang dimasukkan ke dalam kotak, lantas dimasukkan ke ruang penyimpanan, mungkin perlu diperhatikan.

  • Setelah seleksi ulang, umbi kentang harus dalam keadaan tidak lembap, tetapi juga tidak kering, serta bersih dari tanah untuk membersihkannya dengan tangan dengan dicuci atau dilap pakai (lap basah).
  • Khusus untuk kentang bibit, sebelumnya harus disemprot dulu dengan pestisida seperti Manzate. Antracol, Captan, atau Sevin dengan takaran antara 1,5-2,5 kg ton bibit. Cara penyemprotannya cukup dengan semprot kabut agar umbi kentang tidak menjadi basah. Umbi dimasukan ke dalam kotak setelah air semprotan kering.
  • Kentang dimasukkan ke dalam kotak secara rapi untuk memudahkan mengontrol umbi. Dengan demikian bila ada umbi yang tidak sehat setelah penyimpanan itu, bisa dengan mudah mengambilnya. Dalam penyusunan ini, perlu juga diusahakan agar antara umbi yang satu dan yang lain diberi pelindung. Pelindung ini seperti pembatas dan bahan yang digunakan bisa dari jerami kering atau potongan kertas kecil-kecil. Kalau menggunakan jerami, hendaknya dipilih jerami yang sehat untuk menjaga kesehatan umbi.

Tujuan digunakan pelindung untuk menghindari penularan hama dan penyakit dan kentang yang satu ke kentang yang lain. Hal ini didasarkan atas masih adanya kemungkinan serangan hama dan penyakit di penyimpanan, bahkan setelah menginjak 3-5 bulan di penyimpanan, hama masih bisa datang menyerang. Hama yang seriag menyerang kentang di penyimpanan misalnya P.operculella.

<< Lihat Tentang kentang lainnya

KENTANG


PANEN DAN PASCA PANEN


HAMA TANAMAN KENTANG


PENYAKIT TANAMAN KENTANG