Tips jitu menanam kentang hasil melimpah

Agrotani.com – Tanaman kentang tergolong jenis tanaman yang tidak bisa tumbuh di sembarang tempat. Makanya, kalau ingin sukses dan meraih keuntungan yang besar, termasuk mengurangi kerugian atau kegagalan, harus memperhatikan lingkungan yang disenangi tanaman ini.

Memilih lokasi yang tepat sangatlah dianjurkan, sebelum memulai menanam sesuatu jenis tanaman. Teknis penataan yang benar belum mengambil keberhasilan usaha, keberhasilan itu masih harus didukung dengan kondisi lingkungan yang cocok sehingga ada ungkapan di kalangan jago-jago pertanian, yaitu “climatic determines what crops we can growth, weather determines the yield we can get. Artinya kira kira tanaman yang diusahakan ditentukan oleh iklim setempat, sedangkan hasil yang dicapai ditentukan oleh cuaca selama tanaman itu ditanam. Namun demikian bukan berarti kita banas pasrah dan menyerah begitu saja.

Ada beberapa faktor lingkungan seperti tanah, air, cuaca dan iklim, serta gangguan hama peayakat, yang dapat kita atasi sesuai dengan kebutuhan yang kita inginkan.

Baca : 4 Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Tanaman

Berikut ini beberapa faktor lingkungan yang dijadikan syarat tumbuh tanaman kentang :

Iklim


Sesuai dengan pembawaan serta sifat aslinya, tempat yang disenangi tanaman kentang mula-mula yang berhawa dingin. Pada perkembangan selanjutnya, kentang disebarluaskan ke daerah lain dan ternyata bisa tumbuh dan beradaptasi di daerah daerah beriklim sedang (suhoropis). Kemudian, meluas lagi ke daerah tropis yang memiliki dua musim, seperti Indonesia atau daerah-daerah di sekitar garis katulistiwa. Kentang yang dapat tumbuh di daerah tropis tetap saja membutuhkan daerah yang berhawa dingin atau sejuk.

Suhu udara yang ideal untuk kentang berkisar antara 15-18 oC pada malam hari dan 24-30 oC pada siang hari. Namun, kentang masih dapat hidup di daerah yang suhu udaranya, terutama pada malam hari, di bawah suhu ini, seperti daerah sekitar Bromo, Pegunungan Tengger, Jawa Timur. Iklim ini cukup dingin ukurannya bagi Indonesia yang tergolong negara tropis yang mempunyai suhu pada siang hari 24-35oC dan 15- 24oC pada malam hari. Dari pernyataan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa kentang dapat tumbuh subur di tempat-tempat yang cukup tinggi, seperti di daerah pegunungan dengan ketinggian sekitar 500-8000 m dpl.

Namun, tempat yang ideal berkisar antara 1000-1.300 m dpl. Kentang yang ditanam di ketinggian kurang dari 1000 m dpl biasanya kecil-kecil, seperti kentang yang ditanam di Batu, Malang Jawa Timur, yang mempunyai ketinggian sekitar 800 m dpl. Curah hujan juga berpengaruh terhadap tanaman kentang. Curah hujan yang agak tepat bila besarnya kira-kira 500 mm per tahun. Hujan yang turun dapat secara terus menerus sepanjang hari atau terputus-putus pada hari tertentu saja.

Selain suhu ketinggian tempat, dan curah hujan, angin ternyata juga berpengaruh terhadap tanaman kentang. Angin yang terlalu kencang kurang baik untuk tumbuhan berumbi ini. Hal itu dikarenakan angin yang keras bisa merusak tanaman, bisa mempercepat penularan penyakit, dan vektor penyebar bibit penyakit mudah terbawa ke mana-mana. Maka daerah yang kurang menguntungkan karena anginnya, harap berjaga jaga bila ingin menanam kentang

Keadaan tanah


Tanah yang paling baik buat kentang adalah tanah yang gembur atau sedikit mengandung pasir agar mudah diresapi air dan mengandung humus yang tinggi. Tanah dengan kondisi seperti itu, bisa menjaga kelembapan tanah ketika musim hujan. Perlu dicatat, kelembaban tanah yang cocok untuk umbi kentang adalah 70%. Kelembapan tanah yang lebih dari ini menyebabkan kentang mudah diserang oleh penyakit busuk batang, leher akar. Derajat keasaman tanah (pH tanah) yang sesuai bervariasi. Misalnya, kentang french fries cocok ditanam di tanah dengan pH 7,0 sedangkan kentang lokal dapat tumbuh baik pada ph 5,0-5,5.

<< Lihat Tentang kentang lainnya

Tanaman Kentang