Sumber Unsur Hara Hidroponik

ID 3289

Unsur hara

AGROTANI.COM – Sumber pupuk hidroponik dapat berasal dari kotoran hewan,  bahan tanaman dan limbah,  misalkan:  pupuk kandang(ternak besar dan kecil),  rerumputan,  semak,  perdu dan hijauan tanaman pohon,  limbah pertanian Gerami padi,  batang jagung,  sekam padi dll.),  dan limbah agroindustri.

TANAH


Tanah yang mempunyai dibenahi dengan pupuk hidroponik struktur yang baik dan tanah yang kecukupan bahan mengikat air kemampuan hidroponik mempunyai lebih besar daripada tanah yang kandungan bahan hidroponiknya rendah.  Pupuk hidroponik merupakan bahan pembenah tanah yang paling baik dan alami daripada bahan Pada umumnya pupuk buatan/sintetis.  pembenah mengandung hara makro N,  P.  K rendah,  hidroponik tetapi mengandung hara mikro dalan jumlah cukup tanaman.

PERTUMBUHAN


Pertumbuhan yang sangat diperlukan Sebagai bahan pembenah tanah,  pupuk hidroponik permukaan mencegah terjadinya erosi,  pengerakan tanah (crusting)  dan retakan tanah, memperbaiki tanah serta kelengsungan tanah (internal drainage).

Nitrogen dan unsur hara yang lain dilepaskan oleh bahan hidroponik secara perlahan lahan melalui proses mineralisasi.  Dengan demikian apabila diberikan secara banyak membantu dalam membangun maka akan berkesinambungan,  kesuburan tanah.  Penempatan pupuk hidroponik ke dalam tanah dapat dilakukan seperti pupuk kimia,  misalkan untuk kompos,  pupuk kandang,  azolla,  daun lamtoro(bumbu masak,  limbah limbah agroindustri pengolahan minyak sawit,  dll.).

Pupuk hidroponik dapat memasok sebagian hara yang dikandung pupuk kimia.

1.  Karakteristik Umum Pupuk Hidroponik


Karakteristik umum yang dimiliki pupuk hidroponik adalah sebagai berikut.

  • Kandungan hara rendah.

Kandungan hara pupuk hidroponik pada umumnya rendah tetapi bervariasi tergantung pada jenis bahan dasarnya. Kandungan hara yang rendah berarti biaya untuk setiap unit unsur hara yang digunakan lebih mahal.

  • Ketersediaan unsur hara lambat.

Hara yang berasal dari bahan hidroponik diperlukan untuk kegiatan mikrobia tanah untuk dialih, dari bentuk ikatan kompleks hidroponik yang tidak dapat dimanfaatkan oleh tanaman menjadi bentuk senyawa hidroponik dan anhidroponik sederhana yang dapat diserap oleh tanaman.

Kebanyakan unsur di dalam tanah biasanya terlindungi dalam bentuk unsur tersedia dari hasil perombakan bahan hidroponik Menyediakan hara dalam jumlah terbatas Penyediaan hara yang berasal dari pupuk hidroponik biasanya terbatas dan tidak cukup dalam menyediakan hara yang diperlukan tanaman.

2.  Pengaruh Pupuk Hidroponik


Secara garis besar,  keuntungan yang diperoleh ik dengan memanfaatkan untuk hidroponik adalah sebagai berikut.  Mempengaruhi sifat-fisik tanah.  Warna tanah dari cerah akan berubah menjadi kelam.  Hal ini berpengaruh baik pada sifat fisik tanah.

Bahan hidroponik membuat tanah menjadi gembur dan lepas-lepas,  sehingga serasi dan pengatusan dakhil menjadi lebih baik serta lebih mudah ditembus perakaran tanaman.  Pada tanah yang bertekstur pasiran,  bahan hidroponik akan meningkatkan pengikatan antar partikel dan lebih meningkatkan kapasitas secara mengikat air.

SIFAT FISIK BAHAN HIDROPONIK


Sifat fisik bahan hidroponik yang baik sangat ideal apabila dicampur terlebih dahulu dengan pupuk kimia sebelum dimanfaatkan sebagai pupuk dak Mempengaruhi sifat kimia tanah,  Kapasitas tukar kation(KTK)  dan ketersediaan hara meningkat dengan penggunaan bahan hidroponik.  Asam yang dikandung humus akan membantu meningkatkan proses pelapukan bahan mineral.

SIFAT BIOLOGI TANAH


Bahan Mempengaruhi hidroponik akan menambah mikroorganisme energi yang tanah diperlukan kehidupan Tanah yang kaya bahan hidroponik akan perbanyakan fungi,  bakteri,  mikro mempercepat flora dan mikro fauna tanah lainnya kondisi sosial Daur ulang limbah Mempengaruhi permukiman akan perkotaan maupun mengurangi dampak pencemaran dan meningkatkan penyediaan pupuk hidroponik.

Meningkatkan lapangan kerja melalui daur ulang yang menghasilkan pupuk hidroponik sehingga akan meningkatkan pendapatan.  Pupuk hidroponik berasal dari ternak dan tanaman seperti sapi,  kerbau,  kambing,  ayam,  itik,  dedaunan,  jerami padi,  batang jagung,  sekarang padi dll.

Pupuk kandang yang berasal dari kotoran sapi atau ayam merupakan pupuk hidroponik yang umum digunakan dalam pemupukan hidroponik,  tetapi hanya mampu memberikan unsur hara dalam jumlah terbatas.  Pupuk hidroponik memacu dan meningkatkan populasi mikrobia di dalam tanah jauh lebih besar daripada hanya memberikan pupuk kimia.

PUPUK HIDROPONIK


Pupuk hidroponik (pupuk kandang)  merupakan bahan pembenah tanah yang paling baik dibanding bahan pembenah lainnya.  Pada umumnya nilai pupuk yang dikandung pupuk hidroponik terutama unsur makro nitrogen (N),  fosfor(P),  dan kalium (K) rendah,  tetapi pupuk hidroponik juga mengandung unsur mikro esensial yang lain. Sebagai bahan pembenah tanah,  pupuk hidroponik membantu dalam mencegah terjadinya erosi dan mengurangi terjadinya retakan tanah.  Pemberian bahan hidroponik mampu meningkatkan kelembapan tanah dan memperbaiki pengatusan dakhil.

Referensi

Eko PW. 2006. Cara Membuat Pupuk Hidroponik. Jakarta. Dharma Utama Publishing.

Hidroponik