Raup Keuntungan dari Bisnis Pertanian Organik

www.agrotani.com – Pestisida berbahan kimia adalah isu yang paling banyak ditakutkan oleh masyarakat modern karena dipercaya bisa menyebabkan kanker dan berbagai penyakit berbahaya lainnya. Pestisida yang digunakan untuk membasmi hama tanaman adalah pilihan banyak petani karena mudah didapat dan hasilnya pun memuaskan. Hasil tanam bisa jadi sangat bagus dan terlihat berkualitas.

Tapi sayang, pembasmi hama hingga serangga tersebut bisa menempel pada sayuran dan buah-buahan yang dihasilkan para petani. Tidak hanya itu, pestisida juga bisa terserap ke dalam tanah dan mengalir bersama air yang kita gunakan setiap hari untuk makan dan minum. Selain pestisida, penggunaan pupuk berbasis kimia juga dipercaya bisa menyebabkan kerusakan lingkungan secara bertahap.

Dari kedua itu di atas, kemudian muncullah iktikad baik untuk menjaga lingkungan sekaligus menjaga kesehatan orang-orang yang setiap hari membeli sayur dan buah-buahan melalui pertanian organik. Taukah kamu yang dimaksudkan dengan pertanian organik?

Bertani secara organik maksudnya adalah, baik pupuk maupun pembasmi hama yang digunakan terbuat dari bahan-bahan alami. Misalnya, pupuk yang digunakan adalah pupuk organik yang berasal dari kotoran hewan seperti pupuk kandang atau kotoran ayam. Begitu juga dengan pembasmi serangga yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti daun pepaya, daun talas, daun tembakau, bawang, kunyit, serai, hingga merica.

Dampak negatif yang diakibatkan oleh pestisida dan bahan-bahan kimia yang digunakan pada pupuk tanaman membuat banyak masyarakat modern ketakutan pada dampaknya yang dapat menyebabkan berbagai penyakit terutama penyakit kanker. Karena alasan tersebut banyak masyarakat modern yang kemudian lebih suka dan lebih banyak memilih hasil pertanian organik. Gaya hidup tersebut bisa menjadi peluang bisnis yang menarik untuk mendapatkan sejumlah keuntungan. Di antara beberapa ide bisnis pertanian organik yang bisa kamu coba adalah:

Menjual pupuk organik

Pupuk organik bisa jadi peluang bisnis yang menjanjikan. Mengingat Saat ini semakin banyak rumah tangga yang tertarik untuk menanam sendiri berbagai keperluan sehari-hari seperti cabe, tomat, lengkuas, serai, hingga kemangi di halaman rumah mereka.

Selain menjual pupuk yang didapatkan dengan cara membeli, bagi kamu yang memiliki sumber daya yang cukup lama kamu bisa membuatnya sendiri. Pupuk organik buatanmu sendiri bisa kamu jual baik offline maupun online kepada para petani yang membutuhkan atau ibu-ibu rumah tangga yang gemar menanam di kebun maupun di halaman rumah.

Cara membuat pupuk alami ini cukup sederhana dan bahan-bahannya pun bisa ditemukan di sekitar kita. Apalagi jika kamu tinggal di area atau lokasi yang dekat dengan pedesaan.

Jualan sayur organik

Orang yang mencari sayur organik sangat banyak terutama di kota-kota besar. Tidak hanya bisa menjual door to door dengan cara menjadi penjual sayur keliling. Kamu juga bisa memasarkannya langsung di pasar-pasar atau menawarkannya ke rumah makan maupun restoran.

Jual buah-buahan organik

Selain sayuran, buah-buahan organik juga bisa jadi pilihan tepat untuk bisnis. Karena masyarakat modern sangat concern pada kesehatan mereka. Sehingga, mereka rela membeli lebih mahal buah-buahan yang akan mereka konsumsi asalkan buah tersebut bebas pestisida berbahaya.

Menjual bibit

Cara meraup keuntungan dari bisnis pertanian organik yang lainnya adalah dengan menjual bibit. Jika kamu memiliki lahan yang tidak terlalu luas, melakukan pembibitan lalu menjualnya setelah siap tanam adalah ide yang paling sempurna.

Berbisnis pot dan tanaman buah

Lahan yang minim membuat banyak orang yang tinggal di kota-kota dengan bercocok tanam. Namun kendala seperti ini bisa diatasi dengan menggunakan media tanam seperti pot. Penjual pot beserta tanaman buah atau bibit bisa jadi opsi bisnis yang lainnya.

Organik