Pupuk yang cocok untuk tanaman kelengkeng agar cepat berbuah

ID 12196

Agrotani.com – Cara penanaman Kelengkeng agar cepat berbuah dan lebat tidak lepas dari beberapa cara pemeliharaannya yang baik. Hal yang anda pastikan tanaman anda harus benar-benar sehat, mustahil jika anda membuat tanaman yang ingin cepat berbuah lebat sedangkan kondisi tanaman anda tidak memungkinkan untuk berproduksi. Cara menanam atau mendapatkan hasil buah kelengkeng cepat berbuah sangat mudah sekali, sebelumnya biasakan anda membaca sampai selesai.

Anda tentu mengenal jenis kelengkeng yang anda tanam. Pada kasus tertentu beberapa jenis ini sangat signifikan sekali terlihat perbedaan dari kecepatan berbuah dan hasil dari buahnya. Pemelihan varietas tanaman sangat penting sekali karena menentukan hasil yang akan kita dapat, dalam dunia perkebunan kelengkeng biasanya memiliki pohon yang tinggi dan belum tentu berbuah.

Untuk membuat kelengkeng anda pendek maka ada beberapa cara khusus untuk membuat pendek, tujuannya agar anda mudah memanen buahnya. Namun kali ini saya tidak akan membahas itu, kita fokus pada bahasan topik kita yang sekarang, mungkin saya akan membahas di pembelajaran selanjutnya.

Pemupukan dan perkembangan tanaman


Pertama yang harus anda ketahui adalah umur tanaman, di bawah ini uraian persiapan. Saya tujukan agar anda mengetahui dahulu sistem kerja dari bahan dan pertumbuhannya agar anda bisa mendapat wawasan tanpa perlu mencari lagi di mesin pencari Google.

Jika umur kelengkeng anda masih hitungan dibawah 6 bulan, saya sarankan gunakan pupuk berjenis organik. Anda bisa menggunakan pupuk kompos, pupuk kandang, pupuk kelalawar dan jenis pupuk organik lainya. Biasanya agar bisa merangsang tanaman yang anda tanam khususnya diatas umur 6 bulan maka yang anda gunakan pupuk booster.

Terserah anda ingin menggunakan pupuk apa namun kandungan di dalam pupuk tersebut terdapat kandungan potassium klorat. Nah kandungan potassium klorat ini biasanya digunakan untuk bahan campuran yang biasa digunakan untuk mercon atau bom, namun jangan sekali-kali gunakan sebagai perakit mercon dan ingat kelengkeng anda jangan anda bom juga. Untuk lebih jelasnya tentang kandungan pupuk ini diantaranya asam amino, KNO3, potas, unsur makro, mikro, asam amino, KNO3 dan potas lebih sepesifik lagi saya tidak terlalu mengenalnya, namun pupuk ini memang terbukti bisa meningkatkan kecepatan berbuah.

Perkembangan tanaman harus anda pastikan terlebih dahulu. Tentu saja harus prima dan tidak terkena penyakit, jangan sampai anda gembor-gembor untuk membuat kelengkeng berbuah namun tanamannya saja sakit rasanya itu sangat kecil sekali untuk berbuah cepat.

Biasanya sebelum anda menanam tentu anda tahu varietas yang anda tanam, jika tidak tahu jenis apa maka akan sedikit sulit sekali. Jika anda akan baru menanam varietas unggul dan sebagus-bagusnya harus anda tanam. Untuk pastinya membuat sehat tanaman hanya di pemeliharaan saja, itu adalah dasar yang harus anda ketahui.

Langkah-langkah pemberian pupuk :

Syarat pemberian pupuk ini kelengkeng minimal berusia 6 bulan, pohon sehat, pucuk daun setengah tua dengan ditandai daun berwarna hijau muda dan tidak ternaungi.

Cara :

1. Kerok batang pokok dan bagian batang primer menggunakan bambu.
Catatan : Pemotongan batang harus dilakukan hati-hati, yang dikupas adalah bagian batang yang berwarna kecoklatan, pengupasan dilakukan secara tipis.
2. Campurkan pupuk booster dengan air bersih (air biasa) antara 4 -5 liter dan aduk hingga rata.
3. Siapkan kain lap untuk mengusap bagian batang pohon.
Catatan : Kain lap harus bersih agar tidak tercampur dengan bahan atau kandungan yang tidak diinginkan. Celupkan kain lap pada campuran pupuk booster dan air yang sudah anda racik tadi.

Penjelasan :
Yang anda kerjakan tadi pasti terdapat sisa larutan racikan anda. Sisa-sisa larutan ini anda siramkan pada bagian sekitar pangkal batang, sebaiknya anda melakukan ritual ini pada pagi hari. Tujuan pemberian pupuk ini adalah merangsang atau memaksa tanaman agar berbunga. Dan tentu anda tahu setelah pohon berbunga maka tanaman akan berbuah.

Pedoman dosis untuk anda yang belum paham bisa bekerja pada takaran 1 dosis larutan dapat mencakup pada 12 cm lingkaran batang. Masalahnya saya tidak tahu ukuran batang pohon kelengkeng anda jadi untuk tahap ini anda hitung sendiri itung-itung belajar. Biarkan selama 4 jam dan pastikan tanaman anda menyerap semua larutan.

Catatan : Khusus untuk kelengkeng varietas Diamond River, gunakan KNO3 dalam bentuk cair sebanyak 2 botol atau NPK 16.

Tentu saja untuk berbuah dan mengeluarkan bunga tidak bisa instan dan itu membutuhkan proses dan waktu. Namun anda bisa bandingkan kecepatan dari tanaman kelengkeng yang tidak menggunakan cara ini dan yang menggunkan cara ini lebih cepat yang mana.

Waktu yang dibutuhkan untuk berbunga biasanya 22 hari sampai 2 bulan. Jadi jika melebihi waktu 2 bulan pohon anda tidak berbung maka ada kemungkinan pohon anda tidak mencukupi umur atau belum musim berbuah. Kegagalan ini dipicu oleh beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman seperti kesuburan tanah, varietas tanaman, syarat tumbuh dan beberapa penyebab lainnya. Hal yang perlu anda ketahui juga tanaman anda harus terkena sinar matahari langsung.

Saya sarankan agar anda tidak bingung dan dapat mengurangi kegagalan tanaman anda tidak berbuah maka vilihlah bibit yang bagus. Yang saya rasakan dari sekian bibit yang berada di Indonesia yang cocok bagi saya adalah kelengkeng jenis pingpong dan diamond river. Jenis ini dapat berbuah cepat dan pasaran juga menyukai jenis buah ini.

Pemupukan


Lakukan rutinitas pemupukan dan pemeliharaan, berikan pupuk minimalnya sebulan sekali agar pasokan makanan untuk pertumbuhan terpenuhi. Biasanya jika sudah berumur lebih dari 1 tahun digunakan pupuk NPK 16:16:16. Lihat dahulu aturan pemakaian dan dosis pupuk yang berada pada label kemasan. Khusus untuk dibawah umur 6 bulan gunakan pupuk organik yang tadi saya jelaskan di atas.

Penyiraman


Cara menanam kelengkeng biar cepat berbuah selanjutnya yaitu penyiraman. Sebaiknya siram pohon kelengkeng sekali dalam 2 hari. Penyiraman diberikan secukupnya saja, jangan sampai terlalu basah hingga akar terendam.

Lakukan penyiraman pagi dan sore hari, namun anda harus cek terlebih dahulu kelembaban pada tanah. Jika tanah masih lembab maka anda tidak perlu menyiramnya. Untuk selanjutnya pemeliharaan dan pemangkasan dilakukan agar tanaman anda pendek namun rimbun, gunakan pola 1:3:9. Pola ini bisa juga digunakan pada tanaman mangga namun untuk lebih jelasnya sudah saya jelaskan pada artikel sebelumnya.

Pemeliharaan yang baik akan menghasilkan yang baik.

Jika anda penasaran dan ingin lebih jelasnya gabung aja dengan kami di forum agrotani. Sudah banyak petani-petani di Indonesia yang sudah bergabung.

Tanaman Kelengkeng