Pengertian Hidroponik

ID 2116

Agrotani.com  – Pengertian hidroponik sebenarnya istilah ini berasal dari daerah yunani “hydro” = Air dan “ponos” = kerja. Jadi pergabungan kata tersebut adalah “cara kerja air”. Arti dari bercocok tanam hidroponik adalah media tanam yang berbeda dengan yang lain, umumnya menanam tanaman menggunakan tanah jika hidroponik tidak menggunakan tanah melainkan dengan media lain. Biasanya media ini memiliki prinsip yang sama yaitu menompang batang tanaman agar tanaman bisa berdiri tegak. Media hidroponik bisa menggunakan pasir, kerikil, zat silikat, batu karang, potongan kayu – kayuan dan masih banyak lagi media yang bisa anda temukan sebagai media tanam.


Pengertian Hidroponik Dan Sejarahnya


Sebenarnya sudah cukup lama di gunakan dengan metode ini mulai dari beberapa abad yang lalu, namun baru kali ini hidroponik baru di kembangkan. Pada tahun 1936 bercocok tanam dengan system air yang mengalir di bentuk pupuk atau nutrinya dengan di buat cair, pupuk tersebut mengandung nutrisi yang sangat di butuhkan oleh tanaman. Penanaman hidroponik yang dulu dilakukan secara praktis oleh peneliti dan para ahli tanaman sebagai percobaan penemuanya dan pengembangan tanaman agar tanaman bisa berparian. Hidroponik ini di ciptakan dengan melihat alam dan melewati percobaan yang cukup baik jika media yang di gunakan tanah dan batuan sebagai penegak. Perbandingan ini di bandingkan dengan system perlakuan yang sama dan berbeda media yaitu air dan tanah. Jika pada jaman abad yang lalu hidroponik sebagai peneliti sajah yang bisa menggunakannya, sekarang bisa di gunakan dengan secara bebas dan sangat mudah, bahkan seseorang yang tidak memliki keahlian bercocok tanam dan bertani sekarang sudah bisa.


Seiring perkembangan teknologi pertanian yang semakin maju  para praktisi dan para ahli pertanian menyederhanakan bagaimana cara para pemula bisa membudidayakan dengan system hidroponik dan mudah di gunakan. Hal ini terjadi pada tahun 60 – an dimana hidroponik ini bisa di gunakan dengan sebagai tanaman produksi di sentral holtikultur dan mulai besar – besaran di perhatikan. Hingga saat ini hidroponik di kenal sebagai teknologi canggih untuk mengatasi berkurangnya lahan pertanian.

Hidroponik