Pengembang Situs Agrotani

Perkembangan Agrotani


Perkembangan teknologi menghasilkan kemudahan untuk meningkatkan kemampuan petani dalam berbudidaya. Dengan hal ini pertanian membutuhkan teknologi baru yang mampu menciptakan produk yang berkualitas. Untuk menghasilkan dan meningkatkan kompetensi dan daya saing dalam kemampuan petani lokal akan meningkatkan SDM yang di harapkan.

Kami memahami bahwa petani ingin produk yang dihasilkan berstandar kualitas tinggi, bersaing dengan pasar raksasa yang jauh lebih praktis dan canggih, hal ini memberikan peluang baru bagi pergerakan pertanian yang lebih baik.

Kebutuhan pangan di Indonesia harus terpenuhi untuk menjaga ketahanan pangan yang dibutuhkan oleh masyarakat, dengan melalui pembentukan agrotani ini tentu akan memberikan dampak yang sangat baik kepada petani, karena petani bisa merasakan mudahnya berbudidaya tanaman, berorganisasi dan memecahkan masalah bersama. Bukan hanya petani yang bisa berbudidaya tanaman semua orang bisa bertani dan berbudidaya, pembentukan Kelompok tani muda seluruh Indonesia ini memberikan rangsangan kepada masyarakat lokal dengan arahan yang baik.

Butuh kerja keras yang lebih untuk menciptakan dan menghasilkan produk yang petani inginkan dan konsumen inginkan, Bahan pangan yang seharusnya selalu terpenuhi menjadi syarat penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Menyangkut tentang pergerakan kami mengikuti perkembangan zaman, petani modern akan hadir di Indonesia dan sebagaian besar dari mereka adalah pejuang pangan masa kini dan masa yang akan datang. Kami hanya membutuhkan dukungan dan kerjasama dengan semua lembaga yang bergerak di bidang pertanian, SDM dan lembaga untuk mensejahtrakan masyarakat. Agrotani tanpa adanya pemilik karena Agrotani milik semua orang, kami berfokus pada masa depan dan menyiapkan semua kebutuhan dari sekarang.

Maksud danTujuan


  1. Membentuk Mitra Pertanian Indonesia;
  2. Membentuk Media Online Sektor Pertanian;
  3. Membuat percontohan dan menciptakan petani handal;
  4. Membentuk Forum Belajar Petani;

Sasaran


Kelompok tani / masyarakat yang akan berbudidaya pertanian / perikanan / peternakan di seluruh Indonesia. Kurangnya minat untuk menjadi petani generasi muda ini adalah alasan terkuat kami kenapa agrotani ini hadir. Untuk itu kami menargetkan siapa saja yang akan kami bina dan menjadi rekan untuk teman para petani yang sudah ahli di bidangnya ataupun sekelas pemula dan penghobi. Berikut ini adalah anggota agrotani sesuai profesi masing masing :

  1. Mahasiswa
  2. Petani
  3. Nelayan
  4. Peternak
  5. Dosen
  6. Penyuluh
  7. Peneliti bidang pertanian
  8. Pelajar
  9. Pelaku agribisnis

Ruang Lingkup


Memberikan arahan pada masyarakat dan petani lokal dalam budidaya tanaman dan hasil penjualan yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hasil produk Pertanian, Perikanan dan Peternakan. Pembentukan Agrotani ini ditunjukan pada SDM yang membutuhkan binaan dan kekurangan pengetahuan dalam bertani yang seharusnya bisa ditingkatkan karena lahan dan kekayaan alam yang sangat mendukung dalam berbudidaya tanaman pangan maupun perikanan. Usaha yang dilakukan petani selama ini mulai dari budidaya sampai penanganan pasca panen masih dilakukan sendiri-sendiri.

Ada yang secara pribadi seperti di Kecamatan-kecamatan dan desa-desa daerah. Kegiatan Pembentukan agrotani ini sudah sejak lama dinantikan oleh petani, karena selama ini petani membutuhkan kelompok yang saling memberikan pembelajaran untuk mereka pribadi yang membutuhkan binaan dan bantuan untuk mengembangkan usaha mereka ke arah yang lebih baik. Agrotani adalah generasi pertanian dimasa yang akan dating dan masa sekarang.


RANCANGAN AGROTANI


Agrotani Sebagai Kelompok dan Wadah


Agrotani adalah penerus generasi petani yang akan dating dan masa sekarang dimana berkumpulnya petani muda yang benar-benar mau dan memiliki keinginan untuk bertani dan menciptakan perubahan yang lebih baik dari sebelumnya. Agrotani adalah sebagai media yang dibutuhkan oleh petani, nelayan dan peternak sebagai pusat promosi hasil berladangnya. Fokus kami adalah menyatukan mereka melalu internet dan mereka bisa saling terhubung dengan petani lainnya. Kelompok ini tidak ada yang memiliki secara pribadi atau yang terkait dengan partai politik, perusahaan, dan lembaga local, Agrotani terbentuk secara mandiri dan untuk petani, Agrotani adalah milik petani, milik masyarakat Indonesia.

Nama Kelompok Tani Indonesia


Nama kelompok ini adalah Agrotani. Agrotani berasal dari kata Agro dan Tani yang artinya cara petani yang berbudadaya. Agrotani merupakan singkatan dari 4 unsur elemen dan dibulatkan secara terkait yaitu : Angin, Air, Api dan Tanah.

Tipe Kelompok Tani Indonesia


Tipe kelompok tani yang terdiri dari berbagai kelompok, menjadikan wadah untuk petani lokal dalam pembelajaran atau sarana tempat organisasi resmi yang menghadirkan bimbingan kepada petani lokal. Selain itu Agrotani membantu mempromosikan pemasaran yang bisa meningkatkan penghasilan petani dan nelayan serta peternak ke media online dan konsumen yang membutuhkannya.

Tanggal Berdiri
Agrotani berdiri pada tanggal 22, Mei Tahun 2014

Latar Belakang Agrotani


Agrotani ini berdiri secara mandiri dan sekelompok pemuda peduli dalam sector pertanian dan siap untuk meningkatkan produksi dan menciptakan teknologi. Kami sangat paham sekali keadaan petani dan keinginan petani yang ingin maju dan lebih baik lagi, kami adalah penerus bangsa dan menyadari pentingnya pertanian saat ini dan masa yang akan datang. Kami bergerak bukan karena uang atau sasaran tertentu, kami berfokus pada mitra dan meningkatkan SDM yang sudah ada.

Visi dan Misi Yayasan Agrolestari


Visi : – Terciptanya kelompok petani yang kreatif, inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Menjadi pusat wadah kelompok tani di Indonesia.

Misi : – Mengembangkan usaha pertanian yang kreatif dan inovatif
– Membangun SDM petani
– Melaksanakan kegiatan yang bermanfaat di bidang pertanian
– Mampu menciptakan teknologi tepat guna.
– Memanfaatkan teknologi IT untuk mengenalkan dunia pertanian.
– Memberdayakan petani untuk bergerak dibidang pertanian.
– Mencerdaskan petani dalam pemasaran dan teknologi terbaru.

Keadaan Lahan Pertanian, Perikanan dan Peternakan


Lahan yang tersedia memberikan kesempatan yang sangat baik untuk petani di Indonesia, pada setiap kepala keluarga memiliki kolam ikan dan lahan pertanian yang cukup luas begitupun dengan peternakan. Dengan potensi yang ada membuktikan bahwa petani lokal antusias sekali ingin mengolah dan membutuhkan bimbingan dari peran penyuluh pertanian, perikanan dan peternakan. Agrotani sebagai penerus petani dimasa yang akan ingin membuktikan bahwa kami mampu menciptakan pertanian yang lebih sehat serta mendorong kemapanan bagi petani sekarang dan petani yang akan datang. Kami membuat percontohan dan memberikan hasil setelah di ujicoba oleh anggota yang sudah ahli untuk dipelajari dan di praktikan kepada petani.

Perencanaan Anggota


Dalam organisasi ini setiap anggota dipilih dengan melihat minat dan kemauan mereka dalam memanfaatkan lahan yang lebih baik. Komunitas Pertanian atau Perikanan di Indonesia sangat banyak sekali namun untuk basis online mereka tidak memiliki hal itu. Umumnya setiap anggota memiliki lahan dan ingin mengembangkan dengan keadaan lahan yang cukup untuk mengarah yang lebih moderen, dengan menggunakan teknologi baru dari pemerintah maupun berinovasi secara kelompok melalui bimbingan dari berbagai media serta pengusaha-pengusaha muda yang sudah mapan.

Profesional Pendukung


Peranan tenaga penyuluh dari setiap lembaga pemerintah sebagian ini sudah terhubung dengan agrotani, memberikan rangsangan yang nyata dalam membentuk SDM petani lokal. Peranan ini dibuktikan dengan kemajuan dalam berinovasi dan hasil pertanian atau perikanan meningkat jauh dari sebelumnya serta dari perangkat Desa yang mendukung kelancaran penyuluhan. Kami Agrotani ingin membantu pemerintah dalam pelaksanaan tersebut demi petani lokal. Dukungan serta perhatian dari Dewan Ketahanan Pangan, Departemen Pertanian RI, Departemen Kehutanan, Universitas dan Departemen pemerintahan yang bergerak di bidang pertanian sangat kami harapkan untuk perkembangan sektor pertanian agar lebih maksimal.

Rencana Pengembangan


Dengan terbentuknya Kelompok tani Indonesia ini pengembangan usaha serta meningkatkan SDM petani lokal, masyarakat akan semakin mudah dan menjadi akses untuk petani menerima pembelajaran baik secara onine dan secara langsung atau bantuan dari pemerintah untuk mengembangkan usaha bertani. Dampak positif menciptakan usaha serta pengetahuan yang sangat diharapkan bagi pemerintah dan khususnya masyarakat yang berada di Desa-desa.

  1. Petani mendapat ilmu teknologi terbaru
  2. Petani dapat berkonsultasi
  3. Petani dapat mendapat mitra
  4. Petani mendapatkan berita
  5. Mahasiswa, pelajar, dan pembisnis bisa belajar pertanian dan mampu menciptakan generasi penerus.
  6. Pemerintah atau departemen bisa mengetahui info petani secara detail terkait kritik dan saran yang membangun.
  7. Membantu pemasaran petani meningkatkan penghasilan petani
  8. Menjadi penerus bangsa dan menjaga hak serta keadilan petani
  9. Penguatan organisasi masyarakat

Strategi Pengembangan Kelompok Tani Indonesia


Agrotani adalah Kelompok tani seluruh Indonesia sebagai penerus bangsa yang bertujuan menciptakan anggota petani bisa hidup dengan layak dan kemudahan dalam bertani. Sebagai kegiatan ekonomi, pertanian dapat dipandang sebagai suatu sistem yang dinamakan agribisnis.

Kami memahami betul pertanian dari tahun ke tahun. Strategi pengembangan Kelompok tani muda seluruh Indonesia meningkatkan budaya belajar dan petani lebih memahami berbudidaya tanaman atau ternak dengan cara baik dan benar. Pengembangan Agrotani bisa lebih maju jika adanya sentuhan teknologi seperti website. Kelompok tani muda seluruh Indonesia selain untuk petani Agrotani ada pada setiap kelompok tani di Indonesia karena berbasis online dan mudah di akses.

Strategi yang sudah kami lakukan hingga saat ini adalah :

Website Agrotani


Kelompok tani muda seluruh Indonesia ini sudah memiliki situs website yang dikelola oleh penyuluh swadaya untuk meningkatkan kualitas dan berbagi ilmu kepada petani lain atau masyarakat di Indonesia secara online dan mudah di akses. Seperti halnya situs lain pertanian secara online memiliki forum yang memudahkan masyarakat petani mendapat informasi harga dan penawaran jasa atau barang.

Kelompok tani muda seluruh Indonesia ini sudah memiliki kemajuan yang dinilai cukup pesat, antusias dan bukti keberlangsungan dari setiap anggota menjadi bukti nyata bahwa Kelompok tani muda seluruh Indonesia harus di dukung dan segera di bentuk. Website membuat petani bisa membaca tutorial cara bertani dan memperoleh berita bertani.

– Media online berita pertanian, peternakan, perikanan dan kehutanan
– Toko online agar petani dan nelayan bisa berjualan melalui online
– Forum petani seluruh Indonesia
– Tutorial lengkap di sektor pertanian, peternakan, perikanan, Perkebunan dan kehutanan
– Video menjelaskan budidaya terbaik tips dan trik bertani
– Penyuluhan melalui video sebagai pusat pembelajaran dan media promosi tani di Indonesia.

ASPEK PEMBENTUKAN KELOMPOK


Lingkungan

Lingkungan masyarakat yang sangat mendukung membutuhkan binaan dalam membangun usaha pertanian seharusnya dapat berkembang dan memperoleh produk petanian. Kualitas dan pendapatan petani menjadi sesuai jika adanya pelatihan dan Kelompok tani muda seluruh Indonesia yang dibangun sesuai kebutuhan masyarakat petani lokal.

Perkembangan pertanian saat ini

Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dengan letak wilayah strategis dan iklim tropis yang memungkinkan cahaya matahari diterima sepanjang tahun. Suhu di Indonesia sangat optimal dan baik bagi pertumbuhan tanaman, ternak dan ikan. Namun faktanya kondisi pertanian Indonesia pada masa kini sangat terpuruk. Saat ini Indonesia menjadi negara perngimpor buah – buahan, ternak dan bahan pangan utama sepertiberas, jagung, kedelai dan ikan. Kondisi ini berbanding terbalik mengingat pada era tahun 1980-an Indonesia menjadi Negara pengekspor utama beras di wilayah Asia. Sektor pertanian sampai sekarang masih tetap memegang peran penting dan strategis dalam perekonomian nasional. Peran strategis tersebut ditunjukkan dengan kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, penyedia lapangan kerja, penyedia bahan baku bagi industri, serta sumber pendapatan devisa dari ekspor.

Sektor pertanian masih menjadi andalan sebagai sumber bahan pangan untuk kepentingan domestik. Hal ini terlihat ketika harga-harga bahan pangan mengalami kenaikan. Pertanian yang dibina melalui pelatihan dan pembentukan Kelompok tani muda seluruh Indonesia dapat meningkatkan 70% dalam aktifitas pertanian petani lokal, melalui pembelajaran yang memiliki kemudahan karena membekali pengetahuan bertani yang berkualitas, sudah membuktikan bahwa petani butuh pembelajaran di bidangnya.

Prospek permintaan masyarakat petani lokal

Pada saat ini Indonesia menjadi negara net importer untuk komoditas pangan utama dan kebutuhan ikan oleh konsumen. Laju pertumbuhan nilai impor pada periode 2014-2015 secara umum lebih tinggi dibandingkan dengan laju pertumbuhan nilai ekspornya. Komoditas pangan yang menyumbang impor terbesar adalah kedelai diikuti oleh jagung dan beras. Kinerja perdagangan sub sektor hortikultura dan perikanan tidak berbeda dengan sub sektor tanaman pangan, yaitu berada pada neraca defisit sepanjang periode 2014-2015.
Permasalahan umum yang dihadapi dalam melaksanakan pembangunan pertanian adalah bagaimana meningkatkan produksi pertanian yang dapat memenuhi peningkatan permintaan penduduk Indonesia, maka harus dibentuk Kelompok tani muda seluruh Indonesia di Indonesia.

Pembelajaran masyarakat petani


1. Perkembangan petani saat ini
Pada tahun 2015 tahun lalu diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). MEA adalah bentuk integrasi ekonomi ASEAN dalam artian adanya system perdagangan bebas antara Negara-negara asean. Indonesia dan sembilan negaraanggota ASEAN lainnya telah menyepakati perjanjian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC). MEA terwujud dari keinginan negara-negara ASEAN untuk mewujudkan ASEAN menjadi kawasan perekonomian yang solid, dan diperhitungkan dalam percaturan perekonomian internasional. Pelatihan sangat dibutuhkan sekali untuk masyarakat dan petani. Agrotani sangat memungkinkan melaksanakan hal tersebut dengan perhatian dari pemerintah, petani membutuhkan koneksi atau link yang menyatukan mereka dalam produksi.

2. Prospek pembelajaran masyarakat
Seiring kemajuan teknologi yang terus melesat di Indonesia, kami mampu mengimbangi kebutuhan petani jika ada respon dan tanggapan dari departemen pertanian atau kementrian pertanian. Kami memiliki kendala dalam pengembangan karena keterbatasan anggaran keuangan kami. Sementara ini Agrotani berdiri mandiri dari anggaran pribadi-pribadi, dukungan dan perhatian dari pemerintah sangat mendukung kami dan petani serta nelayan sekitar dalam pembelajaran. Jika saja SDM petani sudah maju kami yakin semua bisa meningkat 2 kali lipat dari sebelumnya.

Visi pertanian menurut kami tahun 2020 dimaksudkan untuk mengatasi segala permasalahan pertanian yang terjadi pada saat ini. Dengan visi mewujudkan pertanian yang maju, lestari, berdaya saing internasional, dan berkontribusi penting bagi perekonomian bangsa akan mampu mensejahterakan masyarakat Indonesia. Selain mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, Indonesia diharapkan mampu mengekspor sebagian hasil pertanian untuk menambah devisa.

Perbaikan kualitas sumber daya manusia dipertanian dan pedesaan, melalui pendidikan dan kesehatan, menjadi suatu keharusan untuk meningkatkan daya saing petani Indonesia. Demikian juga, perbaikan akses keluarga tani terhadap sumber-sumber daya produktif menjadi keharusan untuk terus diperluas dan ditingkatkan oleh pemerintah.
Penawaran masa yang akan datang usaha ini menambah devisa yang jelas pada petani dengan berkerjasama menghasilkan finansial dengan pelatihan dan pembentukan kelompok tani.


Kinerja Pengembangan Anggota Kelompok tani muda seluruh Indonesia


Kinerja Penanganan Mutu


Pembentukan Kelompok tani muda seluruh Indonesia ini ditunjukan untuk petani dan masyarakat yang memiliki motivasi yang tinggi yang membutuhkan binaan serta sarana di bidang pertanian. Calon anggota diharapkan setelah mengikuti pelatihan dan terbentuknya organisasi ini bisa mengaplikasikan langsung di lapangan dan bisa berkerjasama dengan anggota lainnya. Kami akan menghubungkan mempersatukan seluruh petani Indonesia demi kemajuan pertanian.

Penanganan mutu pada budidaya tanaman, peternakan dan perikanan sudah dilakukan ditingkat petani melalui proses pembinaan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian seperti proses panen pada padi yang telah masak, kualitas kadar air yang tetap terjaga, pengemasan. Namun kegiatan tersebut belum memberikan dampak yang begitu signifikan karena masih terbatasnya alat dan mesin pasca panen.

Kinerja Penanganan Pemasaran (Domestik dan Internasional)


Penanganan pemasaran hasil budidaya masih terbatas pada tingkat lokal diakibatkan belum adanya akses pasar oleh petani. Tetapi ada sebagian usaha yang di dirikan secara perorangan oleh petani yang telah menjangkau pasar di berbagai daerah. Masalah yang dihadapi adalah masih sangat terbatasnya permodalan petani untuk dapat menjangkau pasar di luar negeri. Solusi yang diinginkan oleh petani adalah Dinas pertanian dapat menyediakan permodalan dalam bentuk Penguatan Modal Usaha Kelompok (PMUK).

Pembinaan Sumber Daya Manusia


Pembinaan sumber daya manusia untuk mendukung pengembangan pertanian dan ekonomi. Dalam sektor pertanian, faktor utama pembangunan pertanian dan faktor pendukung pembangunan pertanian perlu ada pembinaan kemampuan aspek bisnis dan berbudidaya, manajerial dan berorganisasi bisnis petani serta peningkatan wawasan agribisnis serta agroteknologi.

Dalam hal ini perlu re-orientasi peran penyuluhan pertanian yang merupakan lembaga pembinaan SDM. Oleh karena itu perlu peningkatan pendidikan penyuluh baik melalui pendidikan formal, in formal (kursus singkat, studi banding) dan bidang teknologi jaringan baik artikel maupun video. Serta perlu perubahan fungsi BPP yang selama ini sebagai lembaga penyuluhan agro-teknis, menjadi Klinik Konsultasi Pertanian.

Agrotani membentuk pembelajaran dan bekerjasama dengan masyarakat setempat sebagai pengembangan di bidang pertanian atau yang di sebut dengan kelompok tani dan mulai menghubungkan Gapoktan dan petani perorangan. Akan lebih mudah menghasilkan produk pertanian dengan terbentuknya SDM yang lebih baik dan berbudaya.

Rasional


Permasalahan yang sering dihadapi di tingkat lapangan adalah rendahnya pengetahuan petani tentang teknologi terbaru, terbatasnya alat dan mesin tidak adanya permodalan petani untuk mendapatkan akses pasar diluar daerah. Jika saja tidak dibentuk dan dibiasakan menyentuh teknologi baru dari sekarang maka perkembangan kita untuk menuju pertanian maju akan semakin sulit.

Yang menjadi faktor penyebab dari permasalahan di atas adalah kurangnya modal tentang penanganan pasca panen, budidaya dan alat yang mendukung lainnya, agrotani ingin petani yang tergabung menjadi anggota lebih mandiri lagi dari sebelumnya, terbatasnya anggaran sudah bukan lagi kendala mereka karena mereka mandiri dan bersatu itulah yang kami inginkan.

Usulan pembentukan Agrotani ini merupakan solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut karena petani masih harus mendapatkan bimbingan teknis teknologi budidaya.

Dengan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan petani akan mendatangkan hasil perbaikan budidaya tanaman dan budidaya ikan serta ternak. Pengadaan alat dan mesin sangat diharapkan agar petani mampu menguasai teknologi dan tidak lagi menggunakan cara budidaya terdahulu. Bantuan permodalan atau kerjasama agrotani dan lembaga pemerintah sangat dibutuhkan sekali bagi petani. Agrotani akan memutus rantai tengkulak di tingkat petani dan pembinaan dengan pelatihan bisa menjadi sarana untuk ketahanan pangan.

Analisis Lapangan

Setiap anggota memiliki tanggungjawab masing-masing dan memiliki peranan penting dalam kemajuan kelompok tani. Struktural organisasi akan menghadirkan suatu rangkaian pengembangan yang cukup dalam keberlanjutan usaha bertani, hal ini dilandasi atau dukungan pembinaan dari penyuluh pertanian dari Agrotani.
Kami mengharapkan dukungan dari pemerintah dan ingin memberikan kemampuan pada pelaku penyuluh atau dinas pertanian untuk lebih dekat lagi dengan petani. Kami ingin memastikan bahwa dalam agrotani tidak ada atasan dan tidak ada bawahan kita memiliki satu tujuan yang sama untuk mengubah keadaan darurat ini menjadi lebih berkembang. Pemerintah memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan kepada masyarakatnya dan kami adalah bentuk keinginan masyarakat.


GAMBARAN UMUM AGROTANI


Teknis Pembentukan


1. Pengadaan Anggota

Anggota dari masyarakat yang ingin mengembangkan usaha akan di arahkan dan di bentuk kelompok tani, kelompok ikan dan dijadikan Anggota Agrotani. Pembinaan petani diarahkan pada penerapan sistem agribisnis, peningkatan peranan, peran serta petani dan anggota masyarakat pedesaan lainnya, dengan menumbuh kembangkan kerja sama antar petani dan pihak lainnya yang terkait untuk mengembangkan usaha taninya. Selain itu pembinaan petani diharapkan dapat membantu menggali potensi, memecahkan masalah usahatani secara lebih efektif, dan memudahkan dalam mengakses informasi, pasar, teknologi, permodalan dan sumber daya lainnya.

2. Pembentukan Agrotani

Pada tanggal 11 Juni 2005 Presiden RI telah mencanangkan Revitalisasi Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (RPPK) sebagai salah satu dari Triple Track Strategy dari Kabinet Indonesia bersatu dalam rangka pengurangan kemiskinan dan pengangguran serta peningkatan daya saing ekonomi nasional dan menjaga kelestarian sumber daya pertanian, perikanan dan kehutanan. Arah RPPK mewujudkan “pertanian tangguh untuk pemantapan ketahanan pangan, peningkatan nilai tambah dan daya saing produk pertanian serta peningkatan kesejahteraan petani”.

Untuk itu diperlukan dukungan sumber daya manusia berkualitas melalui penyuluhan pertanian dengan pendekatan kelompok yang dapat mendukung sistem agribisnis berbasis pertanian (tanaman pangan, hortikultura, peternakan dan perkebunan). Sehubungan dengan itu perlu dilakukan pembinaan dalam rangka penumbuhan dan pengembangan kelompok tani menjadi kelompok yang kuat dan mandiri untuk meningkatkan pendapatan petani dan keluarganya.

3. Pengertian

Dalam pedoman penumbuhan dan pembinaan kelompok tani, yang dimaksud dengan:
a. Sistem penyuluhan pertanian, adalah seluruh rangkaian pengembangan kemampuan, pengetahuan, keterampilan, serta sikap pelaku utama dan pelaku usaha melalui penyuluhan.

b. Penyuluhan pertanian, adalah proses pembelajaran bagi pelaku utama serta pelaku usaha agar mereka mau dan mampu menolong dan mengorganisasikan dirinya dalam mengakses informasi pasar, teknologi, permodalan, dan sumberdaya lainnya, sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan, dan kesejahteraannya, serta meningkatkan kesadaran dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup.

c. Pertanian (mencakup tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan), adalah seluruh kegiatan yang meliputi usaha hulu, usaha tani, agroindustri, pemasaran, dan jasa penunjang pengelolaan sumber daya alam hayati dalam agroekosistem yang sesuai dan berkelanjutan, dengan bantuan teknologi, modal, tenaga kerja, dan manajemen untuk mendapatkan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

d. Petani, adalah perorangan warga negara Indonesia beserta keluarganya atau korporasi yang mengelola usaha di bidang pertanian, wanatani, minatani, agropasture, penangkaran satwa dan tumbuhan, di dalam dan di sekitar hutan, yang meliputi usaha hulu, usaha tani, agroindustri, pemasaran, dan jasa penunjang.

e. Pekebun, adalah perorangan warga negara Indonesia atau korporasi yang melakukan usaha perkebunan.

f. Peternak, adalah perorangan warga negara Indonesia atau korporasi yang melakukan usaha peternakan.

g. Kelompok tani adalah kumpulan petani/peternak/pekebun yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan (sosial, ekonomi, sumber daya) dan keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggota.

h. Kontak tani adalah ketua atau mantan ketua kelompok tani yang masih aktif sebagai anggota kelompok dan diakui kepemimpinannya dalam menggerakkan anggota/petani untuk mengembangkan usahanya.

i. Gabungan kelompok tani (GAPOKTAN) adalah kumpulan beberapa kelompok tani yang bergabung dan bekerja sama untuk meningkatkan skala ekonomi dan efisiensi usaha.

Pengembangan Kelompok Tani


Pengembangan kelompok tani diarahkan pada peningkatan kemampuan kelompok tani dalam melaksanakan fungsinya, peningkatan kemampuan para anggota dalam mengembangkan agribisnis, penguatan kelompok tani menjadi organisasi petani yang kuat dan mandiri yang dicirikan antara lain :

1. Adanya pertemuan/rapat anggota/rapat pengurus yang diselenggarakan secara berkala dan berkesinambungan;
2. Disusunannya rencana kerja kelompok secara bersama dan dilaksanakan oleh para pelaksana sesuai dengan kesepakatan bersama dan setiap akhir pelaksanaan dilakukan evaluasi secara partisipasi;
3. Memiliki aturan/norma yang disepakati dan ditaati bersama;
4. Memiliki pencatatan/pengadministrasian organisasi yang rapih;
5. Memfasilitasi kegiatan-kegiatan usaha bersama di sektor hulu dan hilir;
6. Memfasilitasi usaha tani secara komersial dan berorientasi pasar;
7. Sebagai sumber serta pelayanan informasi dan teknologi untuk usaha para petani umumnya dan anggota kelompok tani khususnya;
8. Adanya jalinan kerja sama antara kelompok tani dengan pihak lain;
9. Adanya pemupukan modal usaha baik iuran dari anggota atau Penyisihan hasil usaha/kegiatan kelompok.

Prinsip-prinsip Penumbuhan Kelompok tani

Penumbuhan kelompok tani didasarkan kepada prinsip-prinsip sebagai berikut:

1. Kebebasan, artinya menghargai kepada individu para petani untuk berkelompok sesuai keinginan dan kepentingannya. Setiap individu memiliki kebebasan untuk menentukan serta memilih kelompok tani yang mereka kehendaki sesuai dengan kepentingannya. Setiap individu bisa tanpa atau menjadi anggota satu atau lebih kelompok tani;
2. Keterbukaan, artinya penyelenggaraan penyuluhan dilakukan secara terbuka antara penyuluh dan pelaku utama serta pelaku usaha;
3. Partisipatif, artinya semua anggota terlibat dan memiliki hak serta kewajiban yang sama dalam mengembangkan serta mengelola (merencanakan, melaksanakan serta melakukan penilaian kinerja) kelompok tani;
4. Keswadayaan artinya mengembangkan kemampuan penggalian potensi diri sendiri para anggota dalam penyediaan dana dan sarana serta pendayagunaan sumber daya guna terwujudnya kemandirian kelompok tani;
5. Kemitraan artinya penyelenggaraan penyuluhan yang dilaksanakan berdasarkan prinsip saling menghargai, saling menguntungkan, saling memperkuat, dan saling membutuhkan antara pelaku utama dan pelaku usaha yang difasilitasi oleh penyuluh.


 

KETENTUAN PEMBENTUKAN KELOMPOK AGROTANI

 


AGROTANI terdiri dari petani, peternak serta nelayan didirikan pada Tanggal 22 Mei tahun 2014 dan di kukuhkan pada Tanggal 22 Mei tahun 2018 yang berada di Jawa Barat adalah benar-benar sebagai mitra tani indonesia yang sudah terbentuk dan bergerak dibidang kelompok usaha Tanaman, ikan, hasil ternak dan mempunyai lahan sendiri milik masing-masing anggota pendaftar secara resmi yang berjumlah 1.321 orang dibidang online dengan luasan rata-rata 1 Ha. Yang sampai dengan saat sekarang dalam pengelolaannya dilakukan secara swadaya oleh anggota kelompok agrotani dan pengunjung per hari 8.000 orang pembaca di situs www.agrotani.com.

Dalam rangka peningkatan produksi dan produktifitas tanaman tersebut yang lebih efektif dan efisien demi kesejateraan kelompok di Indonesia dan keluarga petani dalam mengelolanya perlu kiranya sarana dan prasarana penunjang serta pembinaan dan pendampingan melalui program dari instansi pemerintah terkait.

Tujuan dan Manfaat


Tujuan Agrotani terbentuk untuk menciptakan kelayakan petani, nelayan dan seluruh masyarakat Indonesia secara nyata dan berbasis online memberikan pembelajaran dan meningkatkan SDM menyatukan petani sekala nasional. Manfaat dari usaha pembentukan kelompok tersebut selain usaha pemenuhan kebutuhan pangan dan bisa menambah penghasilan bagi petani dan keluarga petani yang ingin maju dan sejahtera juga berfungsi sebagai kelas belajar, wahana kerja sama, unit produksi yang berbasis agribisnis memajukan ekonomi petani dan SDM petani yang membutuhkan. Kami bergerak sebagaimana pengawas dari pemerintahan yang melakukan tindakan tidak wajar atau penyelewengan anggaran, dan melaporkan pada pihak yang berwajib.

Masalah Umum


a. Kurangnya pembinaan petani (SDM)
b. Masih kurangnya sarana dan prasarana penunjang.
c. Kurangnya teknologi baru serta minat petani muda.

Kelompok tani Pertanian


Kelompok tani “Agrotani Pertanian” adalah kelompok tani yang bergerak di bidang pertanian bercocok tanam di bentuk bersama Gapoktan, kelompok tani, mahasiswa, pelajar, petani mandiri dan perorangan yang sudah terdaftar di Agrotani. Ada forum khusus untuk para anggota di dalam system online.

Kelompok Ikan


Kelompok Ikan ”Agrotani Ikan” adalah kelompok ikan yang bergerak di bidang perikanan pada kolam pekarangan untuk wirausaha yang akan di bentuk bersama Gapoktan, kelompok, pelajar, mahasiswa, dosen, nelayan, pengusaha mikro yang sudah terdaftar di Agrotani.

Kelompok Ternak


Kelompok ternak ”Agrotani Ternak” adalah kelompok ternak yang bergerak di bidang peternakan pada kolam pekarangan untuk wirausaha yang akan di bentuk bersama Gapoktan, kelompok tani, mahasiswa, dosen, peternak local dan masyarakat yang berminat untuk menjalankannya ada forum khusus untuk yang sudah terdaftar di Agrotani.

Penetapan


Penetapan ini terlampir pembentukan yang dibentuk forum diskusi seluruh anggota bersama Kelompok tani muda seluruh Indonesia agrotani adapun nama dari kelompok sesuai minat dari anggota dan para ahli yang bergerak di dalamnya :
• Kelompok Tani Indonesia : Agrotani
• Kelompok Tani : Agrotani Pertanian
• Kelompok Ikan : Agrotani Ikan
• Kelompok Ternak : Agrotani Ternak
Penetapan nama dan keterangan kelompok pembentukan secara bersamaan dan akan di golongkan ke pada kelompok tetap.

CEO Agrotani

Zenzen Zainudhin