Pengambilan Contoh Benih untuk Uji Kemurnian Benih

ID 18

Agrotani.Com – Langkah pertama ketika akan melakukan pengujian kemurnian benih adalah dengan cara pengambilan contoh. Pengambilan contoh ini harus memenuhi kriteria dan sudah dianggap seragam. Dan juga sudah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh ISTA (International Seed Testing Association).

Pengambilan Contoh Benih

Suatu benih contoh yang akan diuji harus dapat mewakili keseluruhan kelompok benih yang lebih besar jumlahnya. Ada empat macam contoh benih yang dinyatakan dalam peraturan ISTA yaitu :

  1. Contoh Primer (Primary Sample)

Contoh primer yaitu benih yang diambil dalam skala besar/banyak dari berbagai tempat penyimpanan. Penyimpanan ini bisa berupa bulk atau wadah. Contoh primer ini bisa diambil langsung dengan menggunakan tangan, bisa juga menggunakan seed trier (alat pengambil benih).

Bengambilan contoh benih ini dilakukan dengan cara memasukkan tangan atau seed trier pada kedalaman 40 cm dari wadah penyimpanan benih.

Adapun  alat lainnya untuk menggambil contoh benih primer diantaranya :

  • Stick trier (sleeve trier) ; Alat ini digunakan untuk pengambilan contoh benih dari wadah Benih yang bisa diambil adalah benih berukuran kecil yang mudah mengalir.
  • Nobbe trier ; alat ini adalah alat yang cocok untuk mengambil benih dari wadah seperti karung, kantong plastik dan lain lain. Jika penggambilan benih dengan alat ini bisa makabenih harus diambil dari bagian bawah, tengah dan atas tempat penyimpanan.
  1. Contoh Pencampuran (Composite Sample)

Composite Sample adalah semua contoh primer yang dijadikan satu dan dicampur dalam satu tempat seperti kotak kaleng, kantong plastik, karung, tray dan lain-lain. Contoh pencampuran ini biasanya sekalanya lebih banyak sehingga perlu wadah yang lumayan besar juga.

Semua contoh primer dicampur menjadi satu, diaduk dalam satu wadah. Wadah tersebut bisa menggunakan kotak kaleng, kantong plastik, karung, tray, dan wadah lainnya yang sekiranya besar.

  1. Contoh yang Dikirim ke Laboratorium (Submitted Sample)

Submitted Sample adalah Contoh Pencampuran yang sudah dimasukkan kedalam karung hingga jumlah tertentu yang sudah ditentukan. Kemudian siap dikirim ke labolatorium tempat menguji benih.

Submitted Sample ini berasal dari contoh pencampuran yang sudah dikurangi sesuai dengan berat minimum yang telah ditetapkan oleh peraturan ISTA.

  1. Contoh Uji (Working Sample)

Working Sample yaitu contoh benih yang diambil dari submitted sample dan akan digunakan sebagai bahan uji benih di laboratorium.

Baca Juga : 

Benih