Penanaman Kentang

Setelah semua persiapan sudah beres, tiba saatnya untuk melakukan penanaman bibit. Penanaman ini dilakukan seminggu sebelum persiapan lahan. Langkah-langkah penanaman tersebut sebagai berikut :

  1. Bekas lubang yang ditutup pakai tanah digali lagi sedalam ukuran bibit atau 7,5-10 cm. Perlu diperhatikan, lubang tanam pangan terlalu dalam karena dapat menurunkan bobot produksi.
  2. Setelah itu bibit ditanam. Bibit yang ditanam harus sudah tumbuh tunasnya sekitar 2-3 cm, tetapi tunas yang 1 cm pun telah ada yang menanamnya. Bibit ditanam dengan posisi tunas yang tumbuhnya paling baik menghadap ke atas.
  3. Kemudian, bibit diuruk hingga batas mata tunas (tunas yang tumbuh berada di atas permukaan guludan/tanah).
  4. Setelah itu, segera tunas yang tumbuh di atas permukaan tanah disemprot dengan pestisida untuk mencegah serangan hama dan penyakit. Penyemprotan diulang seminggu sekali sampai umur tanaman 90 hari (pada musim hujan penyemprotan bisa dua kali seminggu). Pestisida yang dipakai dapat dilihat pada Lampiran 4. Dosis pestisida yang digunakan petani di Pengalengan per satu hektar sekitar 400-600 1 larutan. Jumlah larutan tersebut merupakan campuran dari 1.5 2 kg (musim penghujan) atau 1 kg (musim kemarau) pestisida dan air.

<< Lihat Tentang kentang lainnya

Tanaman Kentang