Pemeliharaan Jeruk, jambu air dan belingbing untuk merangsangnya

Kita sering menerima keluhan dari anggota agrotani lainnya, sebagaimana kita bisa memberikan panduan namun agak sulit pada pelaksanaan di lapangan. Semua yang kita lakukan ini mungkin untuk kedepanya kita akan membuat video yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan kalian.

Anda akan bingung dengan pembahasan kami ini jika anda tidak membaca dari awal, saya sarankan anda membacanya dari bab satu atau bisa ke daftar ini terlebih dahulu.

Kita lanjutkan dari bahasan yang sebelumnya, setelah daun muda pada tanaman buah kita terlihat layu, tanaman harus segera disiram secepatnya. Peyiraman yang agrotani lakukan menggunakan patokan yaitu, jika tinggi tanaman kita 1 meter dan lebar tajuk 70 cm dan untuk ukuran pot-nya berdiameter 40 cm maka penyiraman diberikan sebanyak 2 liter air.

Lakukan terus sampai tanaman kita menghasilkan bintik-bintik calon bunga yang kita inginkan, lakukan penyiraman sehari sekali pada sore hari. Jika permukaan tanah sudah lembab anda tidak perlu lagi menyiramnya, karena jika menyiramnya tidak baik juga untuk tanaman jika tanah masih terdapat air.

Biasanya setelah 4 – 6 minggu, tanaman yang kita rawat ini akan mengeluarkan perubahan. Bunga akan keluar dengan sendirinya, sejak itu lah kita siram secara bertahap. Penyiraman secara bertahap ditunjukan agar tanaman tidak kaget dan bunga yang tumbuh tidak rontok.

Jika sudah seperti itu kita siram hanya sebatas normal saja yaitu sekitar 5 – 8 liter air. Jika bunga sudah mekar maka anda harus pindahkan ketempat yang lebih terbuka lagi dan mendapat sinar matahari secara langsung. Ketika tanaman mendapat sinar matahari secara optimal, maka tanaman tersebut akan melakukan proses potosintesis dan untuk menghasilkan buah juga lebih sempurna jika terserang matahari.

Peroses pemeliharaan
Untuk tahap selanjutnya kita tinggal memelihara dan mencegah agar hama dan penyakit tidak datang. Untuk tanaman jeruk kip dapat disemprot dengan insektisida. Penyemprotan dengan insektisida pada buah pohon belingbing sebaiknya pada buah dibungkus dulu, tujuan pembungkusan ini agar terhindar dari residu atau sebagai cara menghindari insektisida yang menempel.

Jumlah buah dan daun sebaiknya kita seimbangkan, karena buah yang kita rawat ini juga terlalu banyak maka ukuran yang dihasilkan akan semakin kecil. Anda coba saja pelihara 3 atau 4 buah dalam satu tanaman, kami sudah mencobanya dan ternyata buahnya sangat besar. Pengaturan buah ini dilakukan hanya untuk pot, tetapi anda bisa juga menerapkan pengaturannya pada tanaman buah yang ada dikebun.

Buah Jambu Air

Selain untuk menjaga estetika, pencegahan buah yang kecil ini diakibatkan karbohidrat yang disuplai oleh daun untuk buah juga akan ikut berkurang. Jadi untuk memenuhi itu agrotani meneliti berapa daun yang seimbang untuk satu buah, percobaan ini dilakukan dari buah yang ditanam didalam pot. 5 – 15 helai daun yang berfotosintesis sempurna bisa menyuplai karbohidrat untuk buah. Jadi anda bisa bayangkan jika daun yang terdapat itu sedikit maka buah yang dihasilkan akan kecil.

Untuk itu kita bisa praktikan bahwa ketika berbunga suatu tanaman, perkembangan buah yang kecil atau terlalu banyak sangat berpengaruh pada daun yang terdapat pada tanaman tersebut. Jika dikebun buah yang kita rawat sedikit maka besar kemungkinan buah akan berukuran besar. Namun besar atau kecilnya buah juga ditentukan dari varietas atau bibit yang anda tanam juga.

Pokoknya sembangkan jumlah daun yang tumbuh dan buah yang anda rawat. Jika buah terlalu banyak dan terlalu kecil, maka yang akan terjadi buah akan mudah rontok dan tentunya sia-sia anda merangsang buah ini bisa berbuah. Jika kondisi ini terjadi maka kita kesulitan dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengembalikan buah ini menjadi sehat kembali.

Saya anggap anda mengerti ukuran buah dan tajuk, kita selesaikan dengan tahap selanjutnya pada arah penghasilan kita. Jika buah sudah matang dan siap petik maka kita harus memangkas tanaman itu. Yang kita pangkas ini adalah bagian ranting-ranting kecil. Kemudian sisakan ranting yang berdiameter 0,5 cm. Jika kita perhatikan tajuk yang tadinya lebat kita pangkas akan terlihat gundul, namun jangan cemas nantijuga tumbuh kembali dan lebih indah dari sebelumnya.

Jika anda ingin membuahkan tanaman, anda harus ingat pada hasil buah yang kita rencanakan. Entah anda merangsang tanaman buah ini secara dipaksa atau bagaimana disini ada dua pilihan yaitu untuk sekala bisnis atau sekedar untuk konsumsi sendiri.

Jika ditunjukan untuk sekala bisnis maka anda harus menentukan waktu panennya dengan menghitung mundur. Tentukan pasar anda dari jauh-jauh hari, namun jika ini untuk konsumsi sendiri mungkin tidak berlaku untuk penghitungan.

Contoh perhitungan
Jika buah yang kita rawat ini untuk acara pestipal atau untuk acara lainnya kita hitung mundur 7 bulan dari sekarang. Lamanya untuk menghitung mndur ini karena pada proses pengeringan yang memakan waktu hingga 4-6 minggu, dan untuk berbunga sampai berbuah hingga berwarna kekungingan matang menghabiskan waktu 5 – 5,6 bulan. Pada waktu yang selama itu yang saya rasa agak sulit adalah pohon jambu air, karena pohon jambu air ketika berbunga tidak bisa dipastikan tanaman itu akan berbuah.

Untuk jambu air, jeruk dan belingbing mungkin sudah selesai kita bisa lanjut pada tanaman yang lain yang jauh lebih menarik. Jika anda yang baru datang atau pengunjung baru, anda berada dalam panduan agrotani. Untuk lebih jelasnya lebih baik anda membacanya dari awal, silahkan kembali ke daftar isi kami.

Lanjut belajar >>>

Tanaman Buah