DAFTAR
MASUK

Panduan Budidaya Kakap Mata Kucing

Panduan Budidaya Kakap Mata Kucing

Agrotani.com – Cara untuk budidaya kakap mata kucing mungkin belum begitu populer di kalangan masyarakat, namun usaha untuk pembudidayaan sangat berpeluang sekali, kakap mata kucing (Pkamnoperca vaigiensis) adalah salah satu kakap yang bisasanya ditangkap dan dikonsumsi. Kakap mata kucing diperdagangkan bersama dengan kakap lainnya. Teknologi pembenihan kakap mata kucing juga sudah dikuasai.

Sumber gambar : www.keprifishingclub.com

MENGENAL KAKAP MATA KUCING


Kakap mata kucing (Peemmoperoa vaisiensie) hampir mirip dengan kakap putih (Lates calealiten. Bentuk badannya memanjang agak pipih, ke arah belakang meninggi, sedangkan ke arah depan atau ke arah kepala menajam. Tinggi badan hampir sama dengan panjang tubuhnya. Lubang hidung bagian depan dan bagian belakang berjauhan. Bagian bawah tulang keping penutup insang bagian depan tidak bergigi. Mata kakap mata kucing kelihatan besar sehingga disebut mata kucing atau mutrto tusa, rahangnya hanya sampai ke garis tengah mata. Badan kakap mata kucing berwarna cokelat kemerahan dengan refleksi warna perak pada bagian kepala dan perut. Sirip punggung, sirip dada, sirip perut, dan sirip dubur kekuningan, sedangkan sirip ekor kehitaman, sirip ekor meruncing. Kakap mata kucing tergolong ikan berukuran kecil. Ikan ini memiliki panjang sekitar 35 cm. Kakap mata kucing merupakan ikan karnivora (pemakan daging hewan). Makanannya berupa ikan-ikan kecil. udang. cumi-cumi, dan hewan lainnya. Ikan ini hidup di perairan pantai dan daerah estuaria.

BENIH KAKAP MATA KUCING


Jika anda ingin membudidayakan, anda bisa mendapatkan benih kakap mata kucing yang didapat dari penangkapan dan pembenihan di hatchri. Kakap mata kucing dibenihkan oleh BBPBL Lampung dan Balai Besar Pengembangan Budi Daya Air Payau (BBPBAP) Jepara.

PEMELIHARAAN KAKAP MATA KUCING DI KJA


Kakap mata kucing dipelihara di KJA. Pemeliharaan kakap mata kucing untuk menghasilkan ikan ukuran konsumsi (400-500 gr/ekor) butuh waktu pemeliharaan 8-9 bulan untuk bisa panen. Seperti ikan laut lainnya, kakap mata kucing juga dipelihara secara bertahap berikut ini adalah beberapa hal yang harus anda ketahu mengenai budidaya kakap mata kucing :

1. Pendederan

Umumnya, benih kakap, termasuk kakap mata kucing, mulai dipasarkan untuk dibesarkan setelah berumur 45 hari, yaitu saat berukuran 2-3 cm/ekor, dengan bobot rata-rata 1,2 grekor. Pada umur ini biasanya ukuran benih tidak seragam, masih bersifat kanibal, dan cenderung berkumpul di satu tempat (bergerombol). Mengingat tingkat kematiannya yang masih tinggi, pemeliharaan benih (pendederan) harus dilakukan secara khusus di bak-bak terkontrol atau di KJA.

Pendederan yang dilakukan di bak-bak terkontrol akan mempermudah penanganan dan pengawasan benih. Penebaran saya sarankan anda menebar benih pada pagi atau sore hari, dengan tujuan untuk menghindari terjadinya stress karena kondisi lingkungan. Sebelum dilepas ke bak, benih diaklimatisasikan (diadaptasikan) dulu dengan cara membuka kemasan berisi benih dan ditempatkan di sisi bak selama 0,5-1 jam, agar terjadi penyesuaian suhu lingkungan secara perlahan, Kemudian, kantong dibuka dan posisi kantong dimiringkan dengan mulut kantong diturunkan ke arah permukaan air pada bak pendederan, sehingga air di bak pendederan sedikit demi sedikit masuk ke dalam kantong. Dengan demikian, benih ikan dapat keluar dari kantong dan dengan sendirinya masuk ke bak pendederan. Padat penebaran di bak pendederan berkisar antara 1-3 ekor/liter.

Aerasi dengan sistem air mengalir harus berlangsung lancar, sehingga pergantian air dapat berlangsung sempurna, minimal 200% per hari. Untuk mengurangi penurunan kualitas air akibat sisa pakan, dilakukan penyiponan (proses pengeluaran sisa pakan dan kotoran lain dengan menggunakan selang). Penyimpanan dilakukan setiap hari setelah selesai pemberian pakan. Pendederan di KJA juga harus melalui proses aklimatisasi yang dilakukan dengan cara yang sama.

Padat penebaran benih kakap mata kucing di KJA adalah 300-500 ekor keramba atau 70-80 ekor/m. Kemudian, setelah masa pemeliharaan 15-2 bulan, tingkat kepadatan dikurangi menjadi 150 ekor keramba. Kepadatan 150 ekor ini dipertahankan sampai masa pemeliharaan benih (pendederan) mencapai 2-3 bulan. Selama pendederan, ukuran pakan yang diberikan harus disesuaikan dengan lebat bukaan mulut ikan. Sebagai pakannya, dapat digunakan rebon segar (udang kecil berukuran 1 cm) dan daging ikan rucah (minced fish) seperti teri, tembang, selar, peperek, lemuru, dan lain-lain, yang segar dan digiling. Benih juga dilatih untuk memakan makanan buatan. pelet Frekuensi pemberian pakan adalah 4-5 kali per hari, dan tiap kali diberikan hingga ikan benar-benar kenyang.

2. Penggelondongan

Setelah 2-3 bulan di pendederan, umumnya benih kakap mata kucing telah mencapai bobot 20-40 gr/ekor. Karena itu, benih dapat dipindahkan ke dalam keramba penggelondongan yang telah disiapkan. Padat penebaran dalam tahap ini sebaiknya berkisar antara 70-80 ekor/m. Pada tahap penggelondongan ini, digunakan jaring polietilen (PE) dengan ukuran mata jaring berkisar antara 0,5-10 inci. Pada tahap ini, ikan diberi pakan berupa ikan racah segar yang dipotong atau dicacah kecil-kecil sesuai dengan lebar bukaan mulut ikan. Dapat juga diberikan makanan buatan berupa pelet basah. Frekuensi pemberian pakan minimal 2 kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari dengan dosis (Jumlah pakan) 7-10% dari total bobot badan ikan. Selain itu, kakap mata kucing juga dapat diberi tambahan vitamin seminggu sekali yang diberikan bersama pakan vitamin yang diguakan adalah Amolovit dengan dosis 1 gr/kg pakan dan Probiotik 1-2 cc/kg pakan.

3. Pembesaran

Biasanya setelah dipelihara 2-3 bulan di KJA penggelondongan, benih kakap mata kucing telah mencapai ukuran 60-70 gr/ekor. Pada saat ini, kakap mata kucing dapat dipindahkan ke keramba pembesaran. Padat penebaran dalam keramba pembesaran adalah berkisar antara 40-50 ekor/m. Pada tahap ini, pakan yang diberikan berupa ikan-ikan rucah segar atau pelet basah dan pelet kering. Dosis pakan hanya 5-7% dari total bobot ikan per hari, yang diberikan 2 kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Dalam tahap pembesaran ini, juga dapat ditambahkan vitamin yang diberikan seminggu sekali dengan cara dicampurkan pada pakan. Biasanya dalam pemeliharaan selama 4-5 bulan, ikan akan mencapai ukuran 300-400 grekor, dan akan mencapai 400-500 gr/ekor bila pemeliharaan dilakukan 5-6 bulan.

Untuk pembudidayaan ikan ini memang terlalu banyak memakan waktu yang cukup lama, namun anda bisa mendapatkan keuntungan setelah pemeliharaannya. Ikan kakap kerapu mata kucing memang tergolong mahal maka anda bisa mendapatkan hasil yang besar. Untuk sukses budidaya ikan laut memang gampang-gampang susah, namun keuntungan dari budidaya ikan ini sangat menguntungkan sekali.

Semoga bermanfaat…!!!

Untuk masuk grup whatsapp Agrotani Indonesia Hubungi : 0853-2154-1506 Gratis !!!


 

Zenzen Zainudhin

Pertanian hampir dikatakan tidak pasti, namun saya memiliki sudut pandang yang berbeda. Semua hal tentang pertanian, peternakan, perikanan dan kehutanan membutuhkan generasi muda. Jadi apa yang akan kamu lakukan ? Saya sedang di Tag : Kakap Tag : Kakap Mata Kucing


Tinggalkan pesan "Panduan Budidaya Kakap Mata Kucing"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.