Mengenal jenis-jenis pukulan ikan cupang adu

Agrotani.com – Cupang adu berkualitas bagus mempunyai pukulan andalan. Ada beberapa gaya pada pukulan cupang jagoan, yaitu sebagai berikut.

  • Pukulan baling.
    Pukulan ini dilancarkan dengan cara membalikkan badan 180 drajat. Cupang terlihat seperti memutarkan badannya selayaknya baling baling sehingga pukulan ini di sebut baling.
  • Pukulan nombak.
    Pukulan ini dilancarkan dengan cara membenturkan mukanya ke tubuh lawan sehingga tampak seperti tombak yang menancap pada sasaran. Itulah sebabnya pukulan ini disebut nombak.
  • Pukulan sentak atau motes.
    Pukulan ini didahului dengan gigitan ke bagian tubuh lawan. Lalu, tiba-tiba gigitan tersebut disentakkan seperti ditarik atau motes.
  • Pukulan seri atau ropel.
    Pukulan seri adalah pukulan yang dilancarkan berulang-ulang atau lebih dari satu kali setiap satu serangan.
  • Nombak sentak.
    Pukulan nombak sentak merupakan gaya pukulan kombinasi yang dilancarkan dengan cara tubuhnya dibenturkan ke tubuh lawan, lalu digigit dan gigitannya di tarik.
  • Nombak
    Nombak baling sentak serangan pukulan kombinasi ini seperti pukulan nombak sentak. Hanya saja, serangannya dilakukan dengan cara membalikkan tubuhnya terlebih dahulu, lalu membenturkannya ke tubuh lawan.
  • Baling seri.
    Serangan kombinasi ini merupakan pukulan yang dilancarkan berkali kali dengan cara membalikkan tubuhnya.
  • Nombak seri sentak.
    Serangan kombinasi ini merupakan serangan rombak yang dilancarkan berulang kali, lalu tubuh lawan digigit dan disentakkan atau ditarik.

Pukulan kombinasi biasanya disebut pukulan andalan atau pukulan pamungkas. Tidak semua cupang adu memiliki pukulan andalan. Agar dapat meraih kemenangan, serangan dengan pukulan andalan harus diarahkan ke bagian tubuh yang fatal. Disebut fatal karena jika terserang, dapat dipastikan ikan akan kalah. Adapun bagian-bagian tubuh fatal tersebut adalah sebagai berikut.

a) Pang ekor

Pada bagian tubuh ini sisik ikan lebih kecil bila dibanding sisik di bagian tubuh lain. Oleh karena itu, sisiknya akan mudah terlepas dan cedera. Jika bagian tubuh ini cedera, ikan akan sukar berenang dan pasti mati.

b) Perut.

Dimaksud dengan bagian perut ialah daerah perut dan sambungan leher. Kalau bagian ini cedera, ikan akan kehilangan keseimbangan dan sukar berenang.

c) Ring bibir

Jika ring bibir cedera apalagi sampai sobek maka ikan tidak akan sanggup lagi mencederai lawan. Secara otomatis ikan tidak akan bisa melancarkan serangan sehingga pasti kalah.

d) Mata

Mata merupakan indera vital. Kalau mata cedera. ikan pasti kalah karena tidak dapat melihat jelas lawannya.

Ikan Cupang