Cara Pengolahan Minyak Nilam dengan Benar

ID 610

Agrotani.Com – Cara pengolahan minyak nilam bisa dihasilkandengan cara suling, proses suling ini dilakukan dengan proses penguapan terhadap daun kering nilam tersebut.

Penyulingan merupakan suatu proses pemisahan komponen padatan atau cairan dari dua jenis zat yang berbeda atau lebih, berdasarkan titik uap dari kedua zat tersebut. Minyak hasil penyulingan tersebut selanjutnya harus di uji agar memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Pengolahan minyak nilam dapat dilakukan dengan cara sederhana, dan pada dasarnya pemanfaatan dari tanaman nilam ini tujuannya adalah untuk mendapatkan minyak nilam itu sendiri.

Namun meski caranya sederhana, peralatan yang digunakan bernilai ekonomi yang cukup tinggi, karena sebagian besar alat yang digunakan berbahan stenless agar higenis dan awet.

Cara Pengolahan Minyak Nilam

Ada beberapa cara penyulingan  minyak nilam, diantanya yaitu dengan cara direbus, di kukus dan di uap. Untuk lebih jelas silahkan simak paparan berikut ini.

Cara Penyulingan Minyak Nilam

  1. Di rebus

Cara penyulingan minyak nilam yang pertama adalah dengan cara direbus. Cara ini merupakan cara yang paling baik. Pada dasarnya sistem pengolahan dengan cara ini adalah dengan mengalirkan uap bertekanan tinggi. Pada cara ini harus ada dua drum yaitu drum perebus air dan drum bahan nilam.

Sistem kerjanya uap yang dihasilkan dari drum perebus air dialirkan pada drum bahan nilam. Bahan nilam yang akan disuling ditempatkan pada atas piringan yang berlubang lubang di dalam drum tersebut.

Piringan berlubang ini bisa lebih dari satu dengan penempatan secara bertingkat, dan diberi jarak pada setiap tingkatnya, baik pada bagian atas maupun pada bagian bawahnya.

Begitu juga antara piringan tersebut dengan alas drum juga harus ada jarak kosongnya, hal ini dimaksudkan untuk menampung uap yang dihasilkan dari drum perebus air.

Uap dari drum perebus air dialirkan ke drum bahan. Bersama uap ini minyak nilam akan terbawa mengalir ke pipa pendingin. Kemudian setelah mengalami pendinginan, campurkan air dengan minyak.

Karena masa zar air dan minyak berbeda, maka kedua zat ini akan memisah dengan sendirinya. Maka dengan mudah minyak nilam berkualitas tinggi bisa dipisahkan dari air tersebut.

  1. Di kukus

Cara penylingan yang berikutnya adalah dengan cara di kukus. Cara penyulingan ini hampir sama dengan cara yang pertama, hanya saja penyulingan dilakukan dengan satu drum dimana daun nilam disimpan di atas piringan penyaring, dan air berada di drum bagian bawah. Kemudian air di panaskan, dan daun nilam akan terkena uap air tersebut.

  1. Di uap

Cara penyulingan yang terakhir yaitu dengan cara di uap, penyulingan dengan cara ini merupakan penyulingan yang sempurna. Karena minyak yang dihasilkan tidak tercampur dengan air, sehingga hasil minyak atsiri dapat terjamin kualitasnya.

Prinsip dari cara uap yaitu daun nilam tidak terkontak langsung dengan air maupun api. Uap dengan tekanan tinggi dialirkan langsung melalui pipa ke katel/drum perebus air ke katel yang satunya yang berisi daun nilam.  Uap air yang keluar dialirkan lewat pipa menuju kondensor hingga mengalami proses kondensasi.

Kemudian cairan yang keluar menete ditampung dan selanjutnya dipisahkan untuk mendapatkan minyak nilam berkualitas tinggi.

Demikianlah beberapa cara pengolahan minyak nilam. Semoga ulasan ini bisa bermanfaat. Untuk mengetahui proses detail pengolahan minyak nilam tentu saja anda harus melihat langsung pada industri pengolahannya, untuk melakukan studi banding tentunya. Bila ada yang ingin ditanyakan, bisa gunakan forum di web ini, silahkan daftar menjadi member sebelumnya.

Tanaman Nilam