Cara merawat tanaman agar berbuah dan tumbuh subur

ID 39

Tentu saja jika kita ingin tanaman yang kita budidayakan menghasilkan buah maka membutuhkan perawatan tanaman agar berbuah dan tumbuh subur. Cara dan panduan ini mungkin sedikit membantu untuk kalian yang sekarang ini berbudidaya.

Agrotani.com – Kondisi prima merupakan kondisi yang akan kita lakukan dengan waktu yang sesingkat mungkin. Perlakuannya bagaimanakah bisa dilakukan dengan singkat.

Jangan terburu-buru dengan hal ini, kita lakukan dengan berbagai teknik dan semuanya membutuhkan proses. Selayaknya tanaman lain, mereka tumbuh dan berkembang sesuai kehendaknya, sampai saat ini kita tidak tahu apa yang dirasakan oleh tanaman itu.

Kita bisa mengetahui dengan cara melihatnya dan memastikan tanaman itu membutuhkan apa saja. Tanaman yang kita miliki baik yang ditanah ataupun yang dipot dan polybag itu tergantung kita pemiliknya mau dijadikan apa.

Petani adalah pemimpin dalam pertanian, lakukan dengan bijak.

Anda harus menyiapkan bibit atau benih yang unggul dan varietas yang banyak digemari oleh konsumen. Jangan main-main soal pasar jika anda tidak mau usaha bertani anda bangkrut.

Perbanyakannya ada dua cara yang bisa kita lakukan yaitu dengan vegetatif dan generatif. Silahkan mau yang mana.

Saran saya jika anda memilih bibit dari hasil generatif kurang cocok untuk bisnis kita, perbanyakan dari generatif atau dari biji membutuhkan waktu yang lumayan lama. Contoh kasus mangga untuk menjelang dewasa membutuhkan waktu kisaran 7 tahun untuk mendapatkan buahnya.

Kelemahan bukan hanya soal waktu tapi biasanya yang ditemukan dilapangan, generatif bisa menyimpang dari keturunanya atau dari induknya. Sifat indukan tidak 100% dimiliki oleh sianakan hasil generatif.

Namun saya tidak memaksa anda harus vegetatif, namun saya menyarankan agar anda menanam dengan vegetatif supaya meraih sukses bisa cepat kita capai.

Vegetatif artinya, perbanyakan tanaman yang diambil dari organ tanaman itu sendiri dan memiliki sifat serta kemampuan yang sama seperti induknya. Kalian bisa mengambilnya dari batang, cabang tanaman, atau daun.

Bagaimana caranya agar kita mendapatkan bibit yang kita inginkan ?

Untuk anda yang memiliki dana bisa saja anda membeli ke toko bibit, namun saya lebih suka anda untuk melakukannya sendiri dan jangan asal beli.

Kita bisa lakukan dengan perbanyakan seperti cangkok, setek, rundukan, dan tunas.

Kalian bisa mengkombinasikan sesuai kebutuhan kalian antara vegetatif dan generatif, teknik yang bisa diterapkan okulasi, sambung (enten), susuan, dan modifikasi lainnya.

Logikanya seperti ini :

Jika terlanjur atau ada tanaman yang dihasilkan dari generatif maka kalian bisa melakukan sambung pucuk atau okulasi pada tanaman tersebut. Hal ini dianjurkan dan kami mencoba pada tanaman mangga percontohan kami ternyata berhasil.

Dalam satu pohon mangga bisa kalian modifikasi dengan berbagai jenis mangga.

Jadi intinya mangga satu pohon itu menghasilkan 5 jenis mangga yang berbeda, pengen tau caranya ?

Seperti yang tadi saya jelaskan anda bisa melakukan sambungpucuk dan okulasi pada tanaman itu dan bedakan setiap ranting yang akan dijadikan buahan. Teknik ini memiliki keunggulan yaitu :

Akar kuat, tanaman memiliki sifat seperti indukan dan memiliki jenis-jenis buah dalam satu pohon.

Pertimbangkan sebelum menanam

Selain teknik diatas tadi, anda harus memiliki tujuan dan memikirkan soal hasil yang akan anda bentuk. Anda menginginkan seperti apa dan akan menjualnya ke konsumen mana, itu anda harus tahu dulu.

Dari yang saya tahu konsumen memiliki kenginan prosuk yang manis, dagingnya tebal dan bagus penampilannya.

Namun anda harus mengimbangi kemudahan ini yaitu mudah dalam pemeliharaan dan menghasilkan buah yang banyak, setelah itu baru kita memikirkan cara untuk berbuah sepanjang musim.

Catatan :

Pohon yang sehat adalah pohon yang berbentuk ganjah, pilih bibit yang bukan berasal dari pohon yang berumah atau mandul, pohon yang berumah adalah pohon yang jika ditanam satu pohon maka dia tidak mau berbuah, karena pohon ini memiliki satu jenis bunga betina saja dan bunga jantan saja baru bisa menghasilkan buah jika ada perkawinan.

Selanjutnya kita akan membahas kebutuhan dan pemenuhan kebutuhan tanaman dengan syarat tumbuhnya.

Tanaman Buah