cara merawat pohon rambutan agar cepat berbuah di luar musim

Agrotnai.com – Apa yang terjadi jika tanaman rambutan tumbuh dan menghasilkan bukan musimnya berbuah. Kita akan mendapatkan peluang sangat besar untuk menambah pendapatan. Agrotani membuat hal ini agar petani di Indonesia meningkat perekonomiannya.

Sebagai petani buah-buahan, rata-rata dipasaran buah rambuatan di musimnya memiliki harga yang sangat murah dan mudah didapatkan. Ini disebabkan oleh tingginya persaingan dipasaran. Kita bisa mencegah ini dengan melihat peluang yang sangat baik sekali, ketika orang lain tidak memiliki buah rambutan justru kita memiliki rambutan yang sangat banyak, disitulah peluang kita akan masukan.

Namun untuk membuat ini tidak semudah yang kita bayangkan, tentu saja berbeda antara teori dan praktik yang dijalankan. Agrotani pada saat saya memulai percobaan dari buah rambutan yang sekarang ini memberikan dampak nyata, memang dilakukan dengan secara bertahap dan memakan waktu yang luamayan lama. Namun bersyukur saya bisa melakukannya.

Saya sudah melakukan perangsangan buah rambutan dengan varietas yang berbeda, ternyata yang bisa dirangsang tidak semua jenis rambutan. Tenang saja semua akan baik-baik saja jika kita semua petani berusaha.

Buah rambutan berjenis varietas binjai adalah varietas yang bisa kita modifikasi. Perangsangan ini seperti yang sudah kita bahas yeitu dengan cara pengeringan dan pemberian pupuk organik serta memberikan kandungan fosfor, kalium, dan kalsium yang tinggi.

Bahan organik yang kita dapatkan ini berasal dari hewan bukan dari tumbuhan. Anda bisa mendapatkan dari cucian daging, cingcangan ikan, darah hewan sembelih (marus) dan sebagainya. Sejauh ini yang lebih baik dari jenis pupuk organik berasl dari bahan ikan.

Saya rasa di toko pertanian atau toko online juga sudah ada, jadi anda akan mudah untuk mendapatkannya. Namun lebih baik anda membuatnya sendiri, bisa menggunakan bantuan mikroorganisme EM4 atau EMB.

Pemdbuahan juga bisa kita lakukan dengan pemberian hormon pada tanaman kita. Namun ketika anda ingin memberikan hormon pada tanaman, anda harus memperhatikan kondisi tanaman tersebut atau ada stadium tertentu baru kita bisa memberikan hormon tersebut. Kondisi ini ditandai pada saat pucuk tanaman tidak tumbuh.

Sejauh ini yang saya ketahui dari hormon yang digunakan untuk merangsang bunga dan buah, itu mengandung bahan aktif paklobutrazol. Terakhir saya milihat perkembangan 2 tahun kebelakang ini sangat nyata dirasakan oleh tanaman kita.

Namun anda harus ingat, dosis yang harus kita berikan harus disesuaikan dengan umur tanaman tersebut.

Selain bahan aktif paklobutrazol ada pula baha aktif lainnya yang mampu merangsang pembentukan bunga dan buah. Kandungan ini ialah KNO3 (Kalium Nitrat). Bersama Agrotani saya mencoba membandingkan tanaman rambutan yang diberikan larutan Kalium Nitrat dan yang tidak diberikan. Hasil yang diperoleh jauh berbeda, tanaman yang diberikan larutan Kalium Nitrat bisa lebih cepat berbunga 10 hari dibandingkan dengan tanaman yang tidak diberikan larutan Kalium Nitrat.

Lebih dari yang saya duga, ternyata larutan Kalium Nitrat bisa memberikan dompolan bunga rambutan yang lebih banyak dari sebelumnya. Bahkan pada setiap stadium, larutan KNO3 (Kalium Nitrat) akan secara alami membantu mempercepat prosess pembentukan dan pertumbuhan buah rambutan.

Untuk pemberian larutan ini caranya cukup mudah, yaitu dengan cara disemprot. Penyemprotan dilakukan pada pucuk-pucuk cabang dengan dosis 2 – 3 liter larutan KNO3 untuk setiap 10 pucuk tanaman. Sedangkan untuk konsentrasinya 10 gram KNO3 dan dilaturkan 1 liter pengencer. Untuk pengencernya anda gunakan air biasa.

Jangan melebih-lebihkan dosis, sebaiknya anda lakukan ini sesuai anjuran agrotani, dosis yang tinggi dan rendah sudah kami coba. Yang sesuai untuk tanaman rambutan adalah 10 gram KNO3 dan larutan pengncer 1 liter.

Sebelum melakukan penyemprotan tanaman harus dengan keadaan baik, subur, sehat dan bertajuk rimbun. Untuk menghasilkan tanaman yang rimbun anda bisa melakukan pemangkasan jika tanaman sudah melebihi umur 2 tahun sejak tanam. Yang kita pangkas ini adalah ranting-ranting kecil dan pemangkasan ini bertujuan untuk mengatur bentuk serta mengatur produksi nantinya.

Tajuk baru akan tumbuh kembali, kemudian tajuk baru inilah yang nantinya digunakan untuk tumbuh bunga dan buah di musim buah berikutnya.

Tujuan pemangkasan ini bisa membuat tanaman kita setabil dalam produksinya, dan bahkan tanaman yang sudah dipangkas akan menaikan produksi. Setidaknya kita mencegah turunnya jumlah buah pada tanaman rambutan ini.

Selain cara yang saya jabarkan tadi, ada beberapa langkah selanjutnya yang bisa menaikan produksi tanman kita lebih bisa menghasilkan buah yang kita inginkan. Cara ini dengan memberikan pupuk organik dan pupuk buatan pada tanaman kita.

Ini menghindari unsur hara yang terdapat pada tanah, untuk memastikan hal ini kita tambahkan pupuk yang bisa meningkatkan jumlah produksi. Jika saja tanaman kekurangan makanan yang ada didalam tanah maka besar kemungkinan membuat bunga dan buah yang kita usahakan ini akan sia-sia.

Untuk cara pemberian pupuk pada tanaman buah yang di dalam pot dan di kebun memiliki perbedaan. Jika di dalam pot mungkin anda sudah bisa, namun yang di kebun ini harus memiliki takaran kebutuhan mereka. Kebutuhan untuk tanah di Indonesia rata-rata membutuhkan pupuk organik sebanyak 30 kg pupuk kandang, 50 g TSP, 100 g urea dan 20 g ZK.

Sesuaikan dengan kebutuhan tanah yang anda miliki, jangan terpatok pada ukuran yang saya sebutkan tadi. Karena setiap wilayah memiliki kebutuhan unsur hara yang berbeda-beda, jadi sesuaikan dengan wilayah anda.

Cara yang pemberian pupuk dengan menggali atau membuat lubang sedalam 30 cm dan lebar 40-50 cm tepat berada dilingkaran tajuk tanaman. Kemudian kita masukan ke dalam lubang pupuk tersebut, dan tutup dengan tanah galiannya.

Jika anda bingung lihat gambar ini :

Tanaman lama kelamaan akan semakin besar dan pada saat itu juga tanah akan kurang subur, logikanya karena unsur hara didalam tanah tersebut sudah terserap oleh tanaman tersebut.

Jadi kita harus memupuk tanah kembali agar kembali subur. Untuk pemberian pupuk berikutnya maka dosis yang harus kita berikan harus ditambah. Kita berikan pupuk kandang 50 kg, 60 g TSP, 150 g urea, dan 250 g ZK. Cara pemupukan sama seperti yang kita lakukan di atas. Tidak selamanya kita berikan pupuk tunggal pada tanaman, kita bisa juga memberikan pupuk majemuk seperti NPK untuk asupan nutrisinya.

Untuk dosis pupuk NPK bisa anda berikan kandungan 15:15:15 = 75 – 125 kg per hektar pada pemberian di akhir musim hujan dan 250 – 300 kg untuk pemberian pada saat awal musim hujan. Pemberian pupuk ini dengan cara ditaburkan.

Kita sudah mengenal cara perangsang tanaman rambutan, apa yang sekarang akan anda lakukan ?

Ikuti lagi cara yang akan kita bahas pada bab selanjutnya, jika anda baru bergabung, saran saya anda kembali dulu pada panduan sebelumnya atau lewat daftar isi dibawah ini.

Berikutnya >>

Tanaman Rambutan