Cara merawat buah – buahan yang baik dan benar

Buah buahan seperti jeruk, jambu air dan belingbing sangat mudah sekali berbuah jika anda menanam di dalam pot. Sering sekali pasti anda menemukan di pameran buah atau pestipal bibit melihat tanaman ini di lombakan. Ketiga jenis buah-buahan ini bisa berbuah walaupun bukan musim berbuah.

Jika anda memiliki atau ingin menanam dalam pot sebaiknya pot yang digunakan berukuran diameter 40 cm, ukuran ini sangat ideal sekali. Anda bisa menggunakan dari bahan seadanya, seperti drum bekas atau kaleng cet sekalipun bisa kita gunakan sebagai pot tanaman buah.

Untuk media yang akan kita gunakan, anda harus mencampur tanah dan pupuk kandang. Jika tanah yang akan anda gunakan terlalu liat, sebaiknya anda mencampurkan pasir agar aerasi tanahnya lebih baik. Jika anda bingung campurannya seperti apa, bisa menggunakan perbandingan tanah, upuk kandang, dan pasir 1 : 1 : 0,5.

Tinggi tanaman yang ideal adalah 1 meter baru bisa anda modifikasi dan memiliki tajuk berdiameter 70 cm. Usahakan semua organ yang tumbuh pada tanaman haru seragam dan kompak. Diusahakan ranting-ranting pohon dan dahan kecil dihabiskan, sisakan ranting yang memiliki diameter 1 cm dibiarkan tumbuh.

Ranting yang memiliki diameter 1 cm biasanya sudah mampu menahan bobot buah yang akan tumbuh nantinya. Sebagai patokan untuk pohon belingbing, bobot yang terdapat adalah 0,5 – 0,7 kg buah. Jika ranting kecil maka tidak akan mempu menahan bobot 0,5 – 0,7 kg, jadi usahakan agar ranting yang kita pelihara adalah 1 cm.

Walaupun tajuk yang kecil bisa menahan bobot buah yang berukuran 0,5 – 0,7 kg atau lebih, namun alangkah baiknya kita buat buah tumbuh didalam tajuk. Buah yang tumbuh didalam tajuk akan mengalami beberapa perbedaan yaitu dari segi rasa yang lebih manis dan ukuran buah lebih besar. Tanaman akan banyak mengeluarkan energi yang terbuang hanya untuk menyanggah buah yang bobotnya besar.

Jika semua persyaratan yang tadi saya sebutkan kemudian kita bisa melakukan perangsangan buah. Hal pertama yang akan kita lakukan ini adalah pengeringan, secara alami tanaman mengalami kekeringan yaitu pada saat musim kemarau panjang kemudian tanaman tersebut secara alami akan berbuah dengan sendirinya. Jadi yang akan kita lakukan ini adalah pengeringan buatan.

Prosess pengeringan ini dilakukan selama 2 hari, pokoknya daun pada pucuk atau daun muda mengalami kelayuan. Kelayuan ini bisa kita lihat pada daun muda. Jika tanaman belingbin dan jeruk daun muda yang layu akan terlihat jelas, namun berbeda dengan pohon jambu air. Pohon jambu air agak sulit terlihat daun mudanya layu atau tidak, jadi anda harus berhati-hati ketika melakukan pengeringan, kenali terlebih dahulu titik layu yang akan kita lakukan.

Saya anggap tanaman yang kita tanam ini sudah layu pada pucuk dan daun mudanya, langkah selanjutnya anda siram dengan larutan pupuk yang sudah saya jelaskan di bab sebelumnya. Jika anda baru membaca panduan ini, saya sarankan anda membacanya dari awal lagi.

Selanjutnya >>>

Tanaman Buah