Cara Menanam Kelengkeng Berbuah Sepanjang Musim

ID 194

Agrotani.com – Cara budidaya pohon kelengkeng sangat umum sekali kita jumpai, namun seperti tanaman mangga, jeruk, belingbing, dan jambu air yang memang pada dasarnya ada yang berbuah dan ada yang tidak berbuah. Kemungkinan besar yang saya tunjukan adalah dari beberapa kasus yang sudah nyata ada dilapangan.

Buah lengkeng yang pada musim pertama berbuah kemudian pada bulan selanjutnya tidak berbuah. Tidak masalah jika kita menanam Lengkeng berbuah diluar musim namun setidaknya tanaman kelengkeng kita bisa berbuah pada musimnya.

Ada beberapa perlakuan khusus pada bab ini, dan saya rasa anda bisa coba pada tanaman lainnya. Kami memiliki daftar antrian panduan yang harus diselesaikan tahun ini, jika ada masukan tolong kontek kami agar kita masukan sebagai daftar antrian panduan.

Pada bab sebelumnya kita sudah mengenal perangsangan bunga pada tanaman mangga, jadi seperti biasa untuk anda yang baru membaca ini sebaiknya anda membaca panduan ini dari bab 1. Silahkan kembali ke bab pertama : ==========

Perlakuan penanaman pohon lengkeng
Ada dua cara untuk penanaman lengkeng yaitu dari perbanyakan yang kita lakukan. 1. Perbanyakan melalui biji 2. Perbanyakan melalui hasil setek, cangkok, okulasi. (Perbanyakan secara generatif dan vegetatif).

Kebanyakan yang mengeluh soal tanaman kelengkeng tidak berbuah adalah pada umur, kebanyakan dari warga yang berminat untuk menanam tidak mengetahui umur tanaman yang bisa dipanen. Jika menanam kelengkeng dari biji, maka akan berbuah kisaran 7-8 tahun. Sedangkan dari hasil cangkokan akan berbuah pada usia 4-5 tahun, memang benar secara teori pada usia demikian harusnya berbuah. Berbeda lagi jika anda membudidayakannya sendiri atau dipraktikan di lapangan.

Ada buah yang pohon lengkeng-nya berumur 12 tahun bahkan 20 tahun belum juga berbuah. Lalu apa masalanya kenapa pohon yang kita tanama ini tidak kunjung berbuah, yang terus tumbuh hanya ranting, daun, dan tunas baru saja. Jika saja pohon itu berbuah maka pada musim selanjutnya tidak berbuah lagi.

Kami banyak sekali menemukan kasus yang seperti itu, jadi bukan anda saja yang mengalami hal ini. Semua tanaman yang ada di dataran tinggi memang rata-rata tidak banyak mengalami hal ini, namun saya mendapat laporan di daerah Ambarawa juga sama demikian. Padahal daerah Ambarawa ini adalah sentra besar lengkeng di Indonesia.

Memang lengkeng ini adalah tanaman dataran tinggi, yang menyukai tempat tumbuh di 300 – 900 m dpl. Namun bukan berarti tanaman ini bisa berbunga dan tumbuh ditaran tinggi.

Salahsatu anggota agrotani bertanya :

Bagaimana jika di tanam di dataran rendah ?

Tanaman ini di dataran tinggi juga agak sulit berbunga dan berbuah, tentusaja kita tidak akan mendapatkan buah lengkeng segar ketika menanamnya, kita hanya bisa menunggu tanaman itu berbuah sendiri.

Pertanyaanya, apakah tanaman ini dapat berbunga dan berbuah karena iklim dan ketinggian tempat ?

Ternyata semua itu tidak berpengaruh sama sekali, lengkeng bisa kita tanam di di dataran rendah dan dataran tinggi. Intinya kita harus menemukan cara bagaimana kita menanam kelengkeng di dataran rendah dan di dataran tinggi secara teratur.

Agar kita mendapatkan buah segar dari lengkeng, kita harus melakukan perawatan khusus untuk merangsang bunga dan buah. Dari bebrapa cara yang sudah dilakukan, ternyata yang sudah berhasil untuk merangsang bunga dan buah yaitu dengan cara penyiksaan.

Cara ini dilakukan dengan cara mengelupas kulit batang, mencacah kulit batang, dan mengikat batang. Semua perlakuan ini adalah penyiksaan pada tanaman kelengkeng, namun dengan pemaksaan dan penyiksaan pohon bisa merangsang pembungaan dan buah, bahkan di luar musim sekalipun.

Jika menurut anda tanaman kelengkeng yang diberikan perlakuan khusus dapat tumbuh bunga dan buah itu salah. Seperti yang kita ketahui bahwa kelengkeng memiliki keunikan dari pembungaanya, ada yang berbunga lengkap dan ada yang tidak lengkap.

Bunga lengkap artinya memiliki bung jenis jantan dan betina dalam satu pohon. Sedangkan yang tidak lengkap adalah kebalikanya, hanya satu pohon bunga jantan dan satu pohon bunga betina.

Saya tidak tahu pasti lengkeng jantan dan betina ini bisa memiliki genetik seperti itu. Namun kita sebagai petani tidak terlalu penting untuk mempelajari genetik yang begitu rumit, kita cukup mengerti alur kerjanya saja sudah cukup.

Tanaman BuahTanaman Kelengkeng