Air pada buah – buahan

Agrotani.com – 50-60% tubuh manusia dewasa terdiri dari air yang tersimpan pada semua jaringan. Air merupakan komponen penting penyusun darah,getah limpa, getah lambung,dan otot.Air juga berfungsi melarutkan gula dan garam,serta sebagian mineral dan vitamin.Selain itu air bertanggung jawab pada pengaturan suhu badan. Serat Kasar Serat berfungsi untuk memperlancar pembuangan ampas makanan yang sarinsarinya sudah diserap […]

Read More

Protein pada buah – buahan

Protein Kata protein berasal dari kata Yunani proton yang artinya yang pertama (yang utama).Tidak semua asam amino yang menyusun protein dapat disintesis oleh tubuh manusia.Asam amino yang tidak dapat disintesis oleh tubuh harus dipasok dari luar tubuh melalui makanan yang dimakan sehari-hari,Manusia membutuhkan protein sebagai bahan penyusun sel-sel baru yang besarnya 0,8 g/kg berat badan. […]

Read More

Karbohidrat pada bauh-bauhan

Karbohidrat Karbohidrat juga merupakan pemasok energi bagi tubuh. Karbohidrat tersusun atas karbon(C),hidrogen(H),dan oksigen(o).Di dalam makanan karbohidrat dapat berupa gula,zat pati dan selulosa.Gula sederhana seperti glukosa dan fruktosa sebagai penyusun karbohidrat.Ikatan antara 2 gula sederhana akan membentuk sukrosa (gula tebu,gula beet), Karbohidrat rantai panjang terdapat pada tepung gandum,beras,kentang dan ini memberi pengaruh rasa kenyang tinggi. Baca […]

Read More

Vitamin pada buah-buahan

Vitamin Tubuh manusia tidak dapat mensintesis vitamin,kecuali vitamin D dan sedikit vitamin A,untuk mencukupi kebutuhan harus dipasok dari luar tubuh melalui makanan,Makanan yang banyak mengandung vitamin adalah buah-buahan dan sayuran yang ipersiapkan secara benar.Buah dan sayuran yang kaya vitamin akan berkurang atau bahkan sama sekali hilang kandungan vitaminnya apabila diperlakukan dengan cara yang tidak benar. […]

Read More

Berita nilai rasio ekspor impor pertanian indonesia

Agrotani.com – Neraca perdagangan komoditas hortikultura Indonesia masih belum memuaskan, karena nilai impor lebih besar dibandingkan dengan nilai ekspor. Pada tahun fiskal 1996 hingga tahun 2001, secara keseluruhan nilai impor masih lebih besar dari ekspor. Rasio antara nilai ekspor dengan nilai impor untuk periode tersebut rata-rata adalah sebesar 1,09, yang berarti hampir seimbang atau mencapai […]

Read More