Obat penggemukan sapi ajaib hasilkan bobot 99% naik

Di PETERNAKAN

Agrotani.com – Langsung saja yang kita bahas adalah masalah Obat penggemukan sapi, dan saya tegaskan anda harus bijak menggunakannya. Saya mendapatkan pesan dari forum Agrotani masalah obat penggemuk yaitu Stilbestrol atau DES (Diethylstilbestrol). Jika anda adalah seorang peternak saya rasa obat ini sudah tidak asing lagi anda kenal. Hampir lebih dari 50 tahun obat ini sudah digunakan.

Obat ini dimanfaatkan untuk usaha penggemukan baik untuk sapi atau domba betina dan jantan digunakan sampai kini. Hampir semua Stilbestrol digunakan dengan ditambahkan dengan pakan (food additive) sapi jantan, sebanyak 10 mg per ekor/hari. Dan hasil dari pemberian ini cukup memuaskan karena dapat meningkatkan daging hingga 12-15% bobotnya bertambah.

Sedangkan dari sudut efisiensi makanan meningkat hingga 9-l0 %. Sapi betina pun memperlihatkan peningkatan hasil dagingnya (karkas), maupun efisiensi makanannya walaupun agak lebih rendah daripada sapi jantan. Penelitian berjalan terus, dan akhirnya ditemukan cara baru dalam menggunakan Stilbestrol. Stilbestrol dalam bentuk pellet ditanamkan di bawah kulit bagign kaki telinga (basis).

 

Untuk merangsang proses penggemukan selama 100-120 hari, dengan beberapa pellet yang mengandung Stilbestrol sebanyak 24-36 mg sudah cukup baik dan berhasil dilakukan. Untuk proses penanaman (penyuntikan) ulang dapat dilaksanakan 100-120 hari menjelang sapi dipotong. Namun bukan hanya pada sapi betina dan jantan dewasa saja, untuk anakan sapi yang sedang menyusu bisa juga anda tingkatkan bobotnya dengan cara menyuntikkan pellet sebutir yang mengandung 12-15 mg Stilbestrol.

 

Pada pembelajaran pertama saya sudah singgung efek dan bahaya bahan hormon yang dapat merugikan konsumen. Namun jika anda belum membaca sebaiknya dari awal dulu dan pembahasanya agar nyambung dan anda paham dengan yang saya maksud *Bab 1*

Jika anda mendengan dinegara lain seperti Amerika Serikat terutama pada tahun 1973, pada masa itu Amerika dihebohkan dengan dampak negatif dan efek samping yang dapat membahayakan konsumen yang mengkonsumsinya. Kemudian pelarangan penggunaan Stilbestrol terjadi dalam tahun 1958, karena sudah terbukti dapat mengakibatkan timbulnya penyakit pada manusia. Ujicoba ini dilakukan pada tikus percobaan dan menimbulkan penyakit kanker.

Namun setelah dinyatakan sejumlah ilmiah bahwa kadar Stilbestrol dalam tikus percobaan beberapa ribu kali lebih banyak daripada apa yang ditemukan dalam hati sapi, akhfunya penggunaan Stilbestrol mendapat lampu hijau untuk diteruskan.

Izin tersebut dinyatakan setelah The Food and Drug Administration USA (FDA) dalam tahun tersebut menyatakan :

  • Penggunaan Stilbestrol sebagai bahan tambahan makanan diperkenankan hanya hingga 2 minggu sebelum sapi dipotong.
  • Stilbestrol pellet dapat dimanfaatkan dengan batas waktu hingga 120 hari sebelum sapi dipotong.

Kini tidak ada seorang pun yang ketakutan akan dihinggapi kanker, bilamana memakan daging sapi yang berasal dari sapi yang diberi makan atau disuntik dengan Stilbestrol.

Kemudian apa inti dari penggunaan ?


Peternak di Indonesia tidak mengenal dosis pakai dan penggunaan secara gila-gilaan dan akhirnya sapi dan domba yang mereka budidayakan membahayakan konsumen. Anda harus bijak dalam penggunaan dan mulai memberikan Stilbestrol sesuai anjuran pakai jangan melebih, karena dapat mengakibatkan efek negatif jika tidak disertai ilmunya.

Buat pertanyaan

Tag : #Auxin #Sapi

Zenzen Zainudhin
Seni adalah bertani

Hormon Synovex S dan Synovex H
Hormon Synovex S dan Synovex H
Melengestrol acetate (MGA)
Melengestrol acetate (MGA)
Waspadai Penyakit Pada Ternak Sapi ini !
Waspadai Penyakit Pada Ternak Sapi ini !