Jenis-Jenis Metode Hidroponik

Di PERTANIAN

Agrotani.com Jenis-Jenis Metode Hidroponik – Dewasa ini hidroponik banyak digemari terutama di perkotaan hal ini atas pertimbangan bahwa usaha tani secara hidroponik selain tidak memerlukan lahan yang luas juga menguntungkan, pengolahan dan pemeliharaan yang sangat intensif dan praktis menjadikan orang-orang mulai melirik cara bercocok tanam sistem hidroponik. namun apakah kalian tau metode hidropinik tidak hanya satu, terdapat jenis-jenis metode hidroponik yang bisa kalian lakukan sesuai dengan tanaman dan juga minat kalian.

Jika anda mengetahui jenis-jenis metode apa saja dalam hidroponik anda akan lebih paham mengenai metode apa yang cocok untuk diterapkan pada tanaman, dengan begitu tanaman akan tumbuh secara optimal dan produktivitasnya baik. berdasarkan media tanamnya, dikenal tiga metode hidroponik :

 

Jenis-Jenis Metode Hidroponik

 

1. Metode Kultur Air ( Water Culture )

metode penumbuhan tanaman dengan media tanam air, dimana unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam bentuk larutan pupuk atau lauratan mineral, larutan tesebut dicampurkan dengan air.  metode ini cocok untuk jenis tanaman hias dan tepat untuk menambah estetika ruangan.

Belajar Agrotani Melalui Video : Belajar Lewat Video

Dalam penanamannya tidak langsung dari biji, tetapi harus berupa bibit, bibit yang ditanamkan bisa berasal dari benih yang disebarkan terlebih dahulu, atau berasal dari stek atau cangkok. teknik dari metode ini dapat dilakukan dengan cara :

a. Cara Aliran Bersambung

jenis metode hidroponik ini,tabung pertama tempat penanaman dibuat lebih tinggi permukaannya dari lubang tempat penanaman lainnya. jika larutan disiramkan pada tabung pertama untuk memeberikan makanan pada tanaman secara bersambung, mengalirkan ke tabung berikutnya yang letaknya lebih rendah, selanjutnya sisa larutan ditampung kembali, penampungan diletakan dibawah tabung tanaman paling akhir (paling bawah)

b. Cara Swiss

Dalam jenis metode hidroponik Swiss tempat penanaman menggunakan kontainer berbentuk bundar, misal tong atau drum. Seperempat bagian atas tabung dipotong dan dapat dibuka/tutup. ditengah tabung tersebut dipasang rajutan kawat atau kassa dibagian bawah kawat / kassa, diisi dengan media yang porous untuk menopang kawat/kassa dan akan mengisap mineral dari larutan dibawahnya.

c. Cara Gerieke

Tempat tanam menggunakan wadah yang permukaannya lebih lebar dan tidak terlalu dalam seperti baskom. dibagian atasnya dipasang kawat/kassa, dibagian bawah kawat/kassa diisi larutan mineral yang diusahakan tidak menyentuh kawat/kassa. ditempatkan media porous seperti serbuk gergaji sebagai media penanaman.

2. Metode Kultur Pasir ( Sand Culture )

Cara penanamannya dengan media padat berpori atau tanpa pori seperti pasir, jenis metode hidroponik kultur pasir ini dimana dalam pemberian hara tanaman larutan mineral dilakkukan dengan cara tetesan irigasi teknis/drip irrigation). metode ini lebih menguntungkan yaitu dapat dilakukan pada kawasan atau tempat yang lebih luas. dalam hal ini pasir berguna sebagai media tumbuh, sedangkan unsur haranya disuplay dari larutan yang dibuat dan di alirkan melalui media pasir tersebut.
dapat dilaksanakan dengan menggunakan sembarang wadah seperti pot, ember bekas, kaleng bekas, tong, kotak kayu, kotak tembok, atau diatas tanah.
pasir yang digunakan dapat berupa pasir kali yang sebelumnya dibersihkan dahulu dan disterilkan melalui pemansan sampai mencapai titik didih ( >100 derajat celcius )

3. Metode Kultur Agregat/Metode Kultur Porouse

jenis metode hidroponik yang satu ini, media tumbuh menggunakan bahan porous sperti kerikil, pecahan genteng, pecahan bata, arang kayu, sabut kelapa, gabus, sebuk kayu dll.
untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan seperti adanya kerusakan tanaman akibat gangguan hama penyakit yang ditimbulkan akibat penggunaan media kotor, maka diusahakan media tanam untuk hidroponik steril (dipanaskan terlebih dahulu)

Untuk menghindari kehilangan unsur hara yang bersal dari siraman air mineral karena media terlalu porous, dapat ditambahkan dengan pasir sebagi campurannya ukuran media yang baik ialah 1 ; 1,5 cm.

 

Demikian itulah beberapa jenis metode hidroponik yang beragam, tidak hanya terdapat satu cara untuk melakukan teknik budidaya hidroponik kalian bisa memilih mana yang sesuai dengan tanaman atau sesuai dengan keinginan kalian, disesuaikan juga dengan lingkunagan. selamat mencoba dan semoga berhasil

 

Buat pertanyaan

Tag : #Hidroponik

author
Penulis: 
    Keep interesting, Creat good study habit
    3 Cara Mudah Membuat Tanaman Hias Menjadi Hidroponik
    3 Cara Mudah Membuat Tanaman Hias Menjadi Hidroponik
    Perbedaan Budidaya Hidroponik dan Konvensional
    Perbedaan Budidaya Hidroponik dan Konvensional
    Budidaya Tomat Cerry Secara Hidroponik
    Budidaya Tomat Cerry Secara Hidroponik
    Cara Budidaya Tanaman Hias Hidroponik
    Cara Budidaya Tanaman Hias Hidroponik
    Cara Budidaya Cabai Hidroponik
    Cara Budidaya Cabai Hidroponik
    Menanam Hidroponik
    Menanam Hidroponik