Panduan Cara Budidaya Sawi Lengkap

Di PERTANIAN, Uncategorized

Agrotani.com Panduan Cara Budidaya Sawi Lengkap – Sawi merupakan sayuran daun yang berkerabat dekat dengan caisin, dari bentuknya sudah terlihat antara beberapa kesamaannya, yang membedakan dari tangkai daunnya yang panjang, warna daun yang hijau tua, tidak berbulu dan berasa agak getir hingga kandungan vitamin A yang tinggi.

Pada umumnya tanaman sawi hanya ditanam di dataran rendah, namun dalam budidaya sawi tidak perlu juga dilakukan di kebun bisa juga dilakukan di pekarangan. cara budidaya yang tidak terlalu sulit menjadikan tanaman sawi mudah dibudidayakan walau dipekrangn sekalipun

Namun  dalam budidaya sawi untuk mendapat hasil yang optimal perlu adanya panduan dari mulia pembibitan sampai dengan pemanenan, maka dari itu pada kesempatan ini agrotani akan mengupas mengenai panduan cara budidaya sawi lengkap, untuk menunjang usahatani kalian dalam sayuran.

 

Panduan Lengkap Cara Budidaya Sawi Lengkap

Pada dasarnya terdapat 3 tipe sawi yaitu :

  1. Sawi Putih. berbatang pendek, daunnya lebar halus, tangkai dan daun bersayap.
  2. Sawi Hijau. berbatang pendek, daun lebar, tetapi tidak bersayap
  3. Sawi Huma. berbatang tinggi kecil dan bersayap

Syarat Tumbuh Tanaman

Dalam budidaya tanaman sawi perlu di ingat bahwa kita harus memperhatikan mengenai tempat untuk membudidayakan, yang dimana disesuaikan dengan syarat tumbuh tanaman sawi. adapun cara budidaya sawi mengenai syarat tumbuh tanaman sawi yaitu sawi tumbuh dengan baik di dataran rendah dengan tanah yang subur terdapat banyak mengandung bahan organik, dan tanah berpasir/sedikit berlempung.
jika didataran tinggi, tanaman sawi akan cepat berbunga dengan suhu optimum 25 – 30 derajat celcius, pH tanah 6 – 7. tanaman sawi tahan terhadap hujan dan tahan juga terhadap naungan, oleh karena itu banyak yang membudidayakan di pekarangan karena aman bagi tanaman sawi.

Persemaian

Ketika melakukan cara budidaya sawi benih perlu di semaiakan terlebih dahulu. dalam 1 ha diperkirakan perlu benih 500 gram. ketika dalam persemaian sudah mencapai umur 3-4 minnggu bibit sudah mulia bisa di tanaman di lahan/kebun.

benih sawi bisa diperoleh sendiri dari bunga/buah yang telah dihasilkan dari tanaman sawinya. namun dipasaranpun banyka yang menjual benih sawi tergantung kebutuhan.

Pengolahan Tanah

Dalam cara budidaya sawi, tanah yang akan ditanami sawi perlu diolah terlebih dahulu, tanaha di cangkul sedalam 30 cm, kemudian diberi pupuk kandang 10 ton/ha, kemudian tanah dan pupuk kandang tersebut diaduk dan diratakan, selanjutnya buatlah bedengan dengan lebar 120 cm dan lubang tanamn dengan jarak 25 x 40 cm atau bisa juga 30 x 30 cm.

Penanaman dan Pemupukan

Seperti yang telah di bahas dipersemian cara budidaya sawi, bahwa bibit yang telah berumur 3 minggu ( berdaun 4 helai ) dipindahkan ke lahan yang telah disiapkan. setiap bedengan memuat 3-4 baris tanaman. dalam melakukan budidaya tanaman sawi sebaiknya dilakukan penanaman ketika menjelang akhir musim hujan atau pada awal musim hujan, namun bibit dapat ditanam setiap saat asalakan tanaman cukup tersedia air.

Lakukan pemupukan setelah tanaman berumur 2 minggu dengan pupuk buatan 60-80 kg N/ha atau 150-200 kg Urea/ha, taburkan pupuk dengan membuat garitan diantara baris tanaman. ketika melakukan pemupukan lakukan juga pendangiran/penyiangan dengan mencabut/menyingkirkan tanaman-tanaman yang merugikan tanaman yang dikhawatirkan tidak optimalnya penyerapan makanan bagi tanaman sawi.

Perlindungan tanaman

cara budidaya sawi yang perlu diperhatikan adalah lakukanlah pencegahan dan pemberantasan terhadap hama dan penyakit pada tanaman. hama yang bisa menyerang tanaman sawi yaitu ulat daun . pemberantasan hama dilakukan dengan penyemprotan insektisida Bayruksil 0,2%, untuk mencegah residu terhadap tanaman maka hentikan penyemprotan ketikan 2 minggu sebelum panen dilakukan.

Panen

Cara budidaya sawi yang selanjutnya perlu diketahui adalah masa penen. Budidaya sawi memang tidak memerlukan waktu yang lama untuk mendapatkan hasilnya. sawi sudah bisa di panen ketika sudah berumur 45-50 hari dari masa penyemaian. usahakan pemanenan jangan sampai lewat waktu karena tanaman sawi cepat berbunga. pada produktivitas tanaman yang baik dapat menghasilkan 1-2 ton/ha sawi. hasil yang dapat dimanfaatkan daei tanman sawi bisa juga dari bijinya. biji tanaman sawi bisa dibuat minyak mustard oil yang memiliki harga jual yang tinggi.

 

Demikian itulah mengenai Panduan Cara Budidaya Sawi lengkap, dalam melakukan budidaya sawi hal yang harus kita perhatikan di awal adalah syarat tumbuh tanaman, ketika kita sudah mendapatkan tempat yang cocok dengan tanaman tanaman akan bisa tumbuh dengan baik dan mendapatkan hasil yang optimal dengan kita melakukan hal-hal lain yang sudah dibahas tadi. semoga panduan ini bisa bermanfaat bagi kalian yang akan membudidayakan sawui ataupun bagia kalian yang mencari referensi mengenai pengatahuan budidaya sawi.

 

Komentar

Info Penting...!!!

Jika artikel diatas kurang mengerti anda bisa menanyakan ke komunitas kami secara gratis, ada ribuan yang sudah bergabung.

Kenapa harus Agrotani ?

Anda akan mendapat informasi dan memberikan dukungan penuh untuk menciptakan ekonomi petani, nelayan, peternak yang lebih baik dari sebelumnya, bergabunglah bersama kami untuk menciptakan pertanian yang lebih baik. Anda bisa menanyakan kendala anda atau memberikan informasi

Daftar dan Konsultasi

Tag : #Agribisnis #bercocok tanam #Budidaya #budidaya sawi #Pertanian #sawi #Tanaman #Usahatani

author
Penulis: 

    Keep interesting, Creat good study habit

    Artikel Terkait Panduan Cara Budidaya Sawi Lengkap